<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>&#34; Mewarnai Kehidupan Dengan Sakinah, Mawaddah, Warrahmah &#34;</title>
	<atom:link href="http://pasomika.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pasomika.wordpress.com</link>
	<description>Selalu Berusaha Tuk Membenahi Diri dan Keluarga</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Jan 2012 15:08:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='pasomika.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/b9ba3967d6bc5603e4f027d078a7029a?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>&#34; Mewarnai Kehidupan Dengan Sakinah, Mawaddah, Warrahmah &#34;</title>
		<link>http://pasomika.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://pasomika.wordpress.com/osd.xml" title="&#34; Mewarnai Kehidupan Dengan Sakinah, Mawaddah, Warrahmah &#34;" />
	<atom:link rel='hub' href='http://pasomika.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>&#8220;Mereka memperkosaku seperti ini !&#8221;</title>
		<link>http://pasomika.wordpress.com/2011/07/17/mereka-memperkosaku-seperti-ini/</link>
		<comments>http://pasomika.wordpress.com/2011/07/17/mereka-memperkosaku-seperti-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Jul 2011 13:24:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fauzan Azima</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pasomika.wordpress.com/?p=239</guid>
		<description><![CDATA[Artikel ini ditujukan untuk setiap muslim yang masih memiliki darah mengalir di nadinya Nadia adalah salah satu korban tentara Amerika di penjara Abu Ghraib. Dia ditangkap tanpa alasan. Ketika dia dibebaskan dari penjara, tidak langsung kembali ke pangkuan keluarganya sebagaimana kebanyakan tahanan lainnya yang telah mengalami hal buruk, meskipun ketika dia telah terbakar oleh api [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasomika.wordpress.com&amp;blog=1155214&amp;post=239&amp;subd=pasomika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>Artikel ini ditujukan untuk setiap muslim yang masih memiliki darah mengalir di nadinya</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Nadia adalah salah satu korban tentara Amerika di penjara Abu Ghraib. Dia ditangkap tanpa alasan. Ketika dia dibebaskan dari penjara, tidak langsung kembali ke pangkuan keluarganya sebagaimana kebanyakan tahanan lainnya yang telah mengalami hal buruk, meskipun ketika dia telah terbakar oleh api penindasan dan kerinduan pada keluarganya.</p>
<p style="text-align:justify;">Nadia kabur dengan segera setelah dia meninggalkan penjara, bukan karena perasaan malu yang akan diterimanya karena sejumlah kejahatan yang dilakukannya, akan tetapi karena apa yang telah dialami olehnya dan wanita Iraq lain yang tertangkap, yaitu pemerkosaan dan penyiksaan yang dilakukan oleh tentara Amerika di penjara Abu Ghraib. Dinding penjara mengungkapkan banyak cerita tragis, namun apa yang dikisahkan Nadia merupakan kebenaran hidup dan sekaligus neraka hidup.</p>
<p style="text-align:justify;">Nadia memulai ceritanya:<span id="more-239"></span></p>
<p style="text-align:justify;">“Aku sedang mengunjungi salah seorang kerabatku, kemudian tiba-tiba tentara Amerika memasuki rumahnya dan mulai menggeledah rumah itu. Mereka menemukan beberapa senjata ringan. Maka merekapun menangkap semua orang yang berada di rumah itu termasuk aku. Aku mencoba menjelaskan pada penerjemah yang menyertai patroli Amerika bahwa aku hanyalah seorang pengunjung. Akan tetapi pembelaanku gagal. Aku kemudian menangis, memohon pada mereka, sampai hilang kesadaran karena takut ketika mereka membawaku ke penjara Abu Ghraib.</p>
<p style="text-align:justify;">Nadia melanjutkan: “mereka menempatkanku sendirian di sebuah sel penjara yang gelap dan kotor. Aku berharap aku akan segera dibebaskan, utamanya setelah penyelidikan terbukti aku tidak melakukan kejahatan”.</p>
<p style="text-align:justify;">Nadia menjelaskan sambil air matanya mengalir ke pipinya, sebuah pertanda betapa banyak dia telah mengalami penderitaan.</p>
<p style="text-align:justify;">“Hari pertama sangat menyusahkan. Selnya berbau tidak sedap, lembab dan gelap, kondisi ini membuatku semakin lama semakin takut. Suara tertawa prajurit di luar sel semakin membuatku ketakutan. Aku khawatir akan apa yang menimpaku nanti. Untuk pertama kalinya aku merasa berada dalam cengkraman situasi yang sulit dan aku telah memasuki sebuah dunia yang tidak dikenal yang aku tidak akan pernah keluar darinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Ditengah beraneka ragamnya perasaanku saat itu, aku mendengar suara seorang tentara wanita Amerika berbicara dalam bahasa Arab. Dia berkata kepadaku: “Aku tidak mengira penjual senjata di Iraq adalah wanita.” Ketika aku mulai mencoba menjelaskan kepadanya kondisi yang sebenarnya, dia memukulku dengan kejam. Aku menangis dan berteriak “Demi Allah ! aku dianiaya, demi Allah ! aku dianiya”</p>
<p style="text-align:justify;">Tentara wanita itu menghujaniku dengan cacian dengan cara yang belum pernah aku bayangkan bisa terjadi atau aku akan diperlakukan seperti itu dalam keadaan apapun selamanya. Kemudian dia mulai menertawakanku sambil mengatakan bahwa dia telah memonitorku sepanjang hari dengan satelit, dan bahwa mereka mampu melacak musuh-musuh mereka meskipun sedang berada di dalam kamar tidur mereka sendiri dengan teknologi Amerika.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian dia tertawa dan berkata,”Aku mengawasimu ketika kamu bercinta dengan suamimu.” Aku menjawab dengan suara kebingungan “Tapi aku belum menikah”.</p>
<p style="text-align:justify;">Dia memukuliku selama lebih dari 1 jam dan dia memaksaku minum segelas air, yang kemudian kuketahui mereka memberi obat di air itu. Aku mendapatkan kembali kesadaranku setelah 2 hari dalam keadaan telanjang. Segera aku tahu jika aku telah kehilangan sesuatu yang hukum apapun di dunia tidak akan mampu mengembalikannya kepadaku lagi. Aku telah diperkosa. Aku kemudian histeris tak terkontrol, dan aku mulai memukulkan kepalaku dengan keras ke tembok sampai lebih dari lima tentara Amerika yang dikepalai tentara wanita itu memasuki sel dan mulai memukuliku, kemudian mereka memperkosaku bergantian sambil tertawa-tawa dan menperdengarkan musik dengan keras.</p>
<p style="text-align:justify;">Hari demi hari skenario pemerkosaan terhadapku diulangi. Dan setiap hari mereka menemukan cara baru yang lebih kejam dibanding dengan yang sebelum-sebelumnya.”</p>
<p style="text-align:justify;">Nadia mulai menjelaskan perbuatan mengerikan dari Amerika bajingan:</p>
<p style="text-align:justify;">“Setelah sekitar satu bulan, seorang tentara negro memasuki selku dan melemparkan 2 potong pakaian militer Amerika kepadaku. Dalam bahasa Arab yang lemah dia mengatakan agar aku memakainya. Setelah dia menutup kepalaku dengan kantong hitam, dia menuntunku ke toilet umum yang ada pipa untuk air dingin dan panas, dan dia memintaku untuk mandi. Kemudian dia menutup pintu dan pergi.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku menjadi sangat lelah dan merasakan kesakitan, tanpa mempedulikan banyaknya memar di tubuhku aku menuangkang sejumlah air ke badanku. Sebelum aku selesai mandi, tentara negro tadi masuk ke dalam. Aku ketakutan dan memukul wajahnya dengan mangkok air. Namun dia sangat kuat, dia memperkosaku dengan kejam dan meludahi mukaku, kemudian dia pergi dan kembali lagi dengan 2 tentara yang membawaku kembali ke sel.</p>
<p style="text-align:justify;">Perlakuan seperti itu terus berlanjut, yang paling parah kadang aku diperkosa sampai 10 kali dalam sehari, membuat kesehatanku sangat buruk.”</p>
<p style="text-align:justify;">Nadia berlanjut mengungkapkan perbuatan Amerika yang mengerikan terhadap wanita-wanita Iraq, dia berkata:</p>
<p style="text-align:justify;">“Setelah lebih dari 4 bulan, seorang tentara wanita datang, dan aku menyimpulkan dari percakapannya dengan tentara lainnya jika namanya adalah Mary. Dia berkata kepadaku “sekarang kamu memiliki kesempatan emas, karena seorang petugas yang memiliki posisi tinggi akan mengunjungi kita hari ini. Jika kamu menghadapinya dengan sikap yang positif kamu akan dibebaskan, terutama karena kami sekarang yakin kamu tidak bersalah.”</p>
<p style="text-align:justify;">Aku menjawab,”Jika kalian yakin aku tidak bersalah, mengapa kalian tidak membebaskan aku?”</p>
<p style="text-align:justify;">Dia menjerit dengan gelisah,”Satu-satunya yang menjamin terbebasnya kamu adalah sikap positifmu terhadap mereka.”</p>
<p style="text-align:justify;">Dia membawaku ke toilet umum, dan dia mengawasiku mandi sambil membawa tongkat tebal untuk memukulku jika aku tidak melakukan perintahnya. Kemudian, dia memberiku make up, dan memperigatkanku untuk tidak menangis dan merusak make up ku. Lalu dia membawaku ke sebuah ruangan kosong yang di situ tidak ada apapun kecuali sebuah penutup lantai. Setelah satu jam dia datang dengan ditemani 4 tentara dengan memegang kamera. Dia melepas bajunya dan mulai menggangguku seoalah-olah dia adalah seorang lelaki. Tentara lainnya tertawa dan memperdengarkan musik yang ribut, mengambil photoku dalam berbagai pose, dan mereka menunjuk-nunjuk wajahku. Yang wanita menyuruhku tersenyum, jika tidak dia akan membunuhku. Dia mengambil pistol dari salah satu temannya dan menembakkan empat peluru di dekat kepalaku seraya bersumpah bahwa peluru yang kelima akan ditembakkan tepat di kepalaku.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah itu, keempat tentara lainnya memperkosaku secara bergantian sampai aku kehilangan kesadaranku. Ketika kesadaranku pulih aku menemukan diriku di sel dengan bekas-bekas gigitan, kuku dan rokok ada di sekujur tubuhku.”</p>
<p style="text-align:justify;">Nadia berhenti bercerita tentang tragedi yang menimpanya untuk menyeka air matanya, kemudian dia melanjutkan lagi: “Kemudian suatu hari Mary datang dan mengatakan kepadaku bahwa aku kooperatif dan akan dibebaskan setelah aku menonton film yang mereka rekam. Aku merasa sakit setelah menonton filmnya, dan Mary mengatakan,”Kamu telah diciptakan hanya untuk membuat kami bersenang-senang”. Saat itu aku menjadi sangat marah dan aku menyerangnya meskipun aku takut akan reaksinya, aku akan membunuhnya kalau saja tentara lain tidak turut campur. Ketika para tentara melepaskanku, Mary menghujaniku dengan pukulan, kemudian mereka meninggalkanku.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah kejadian itu, tidak ada seorangpun yang menggangguku selama lebih dari satu bulan. Aku menghabiskan masa itu dengan beribadah dan berdoa pada Allah Ta’ala yang memiliki seluruh kekuatan untuk menolongku.</p>
<p style="text-align:justify;">Mary datang dengan beberapa tentara yang memberiku pakaian yang kukenakan ketika mereka menangkapku dan membawaku ke sebuah mobil Amerika. Kemudian mereka melemparkanku di sebuah jalan raya setelah memberiku 10.000 dinar Iraq.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku pergi ke sebuah rumah yang berdekatan dengan tempat aku dibuang, dan untuk mengetahui reaksi keluargaku, aku memilih mengunjungi salah seorang kerabatku supaya mereka mengetahui apa yang telah menimpaku ketika menghilang. Aku mengetahui bahwa saudaraku telah memasang papan tanda duka untukku selama lebih dari 4 bulan, mereka menganggapku sebagai orang yang sudah mati.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku memahami jika tikaman malu sudah menungguku. Maka, aku pergi ke Baghdad dan menemukan sebuah keluarga yang baik yang menampungku, dan aku bekerja pada keluarga ini sebagai pembantu dan guru privat bagi anak-anaknya.</p>
<p style="text-align:justify;">Nadia terheran dalam kesakitan, penyesalan dan kemarahan:</p>
<p style="text-align:justify;">“Siapa yang akan memuaskan dahagaku? Siapa yang akan mengembalikan keperawananku? Apa salah keluarga dan familiku? Aku mengandung seorang bayi, bahkan akupun tidak tahu siapa ayahnya.”</p>
<p style="text-align:justify;">Dan Nadia mengakhiri ceritanya sampai di sini.</p>
<p style="text-align:justify;">Apakah Amerika hanya memperkosa Nadia ataukah mereka memperkosa seluruh pria dan wanita di Ummat Islam ? Nadia adalah saya dan anda, istrimu dan juga istriku, saudarimu dan juga saudariku, ibumu serta ibuku. Dimanakah para pembela kesucian Islam! Dimanakah para pembela Islam!</p>
<p style="text-align:justify;">“Mungkin masih banyak kisah menyesakan dada, bagi kita ummat Islam. Mungkin masih ada Nadia-Nadia lain di dalam penjara penuh penjaga babi dan kera berbangsa Amerika. Dimanakah kalian, jikalau kalian tidak tersentuh dengan cerita saudari kita, marahkah kalian dengan perlakuan manusia-manusia yang lebih kotor dari binatang ternajis sekalipun, bahkan mungkin mereka menjadi yang paling hina di Dunia dan Akhirat. Bangunlah wahai ummat!! Tidur kalian sudah terlalu lelap!!”</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber: lahaonline.com</p>
<p style="text-align:justify;">Ini semua terjadi karena tidak diterapkannya syariat islam di dunia muslim dalam bingkai Khilafah. Karena seorang Khalifah adalah perisai bagi setiap muslim. Muslim terpecah-pecah dalam nation state (negara kebangsaan) sehingga tidak peduli lagi dengan saudaranya di daerah lain, mereka disibukkan dengan harta, tahta dan wanita, mereka terkena penyakit wahn yaitu cinta dunia takut mati, dimana kata &#8220;ummat islam itu bersaudara ibarat satu tubuh, jika satu sakit maka yang lain juga merasakan sakit&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Diluar sana ribuan muslimah diperkosa dan dinistakan oleh kaum kafir penjajah (anjing barat), dimana tentara ummat islam? dimana tentara yaman, tentara sudan, tentara mesir, tentara jordania, tentara irak, tentara iran, tentara malaysia, tentara indonesia???</p>
<p style="text-align:justify;">Malulah kalian kepada Mu&#8217;tashim, seorang khalifah yang menerjunkan Puluhan Ribu pasukannya ke daerah romawi hanya karena seorang muslimah yang dilecehkan auratnya oleh kaum kafir yahudi di daerah romawi.. dikisahkan ujung pasukan sudah sampai di kota romawi sedangkan pangkal pasukan masih di irak, berapa ratusan kilometer panjang pasukan khalifah mustashim demi memuliakan hanya seorang wanita yang hanya dilecehkan auratnya di pasar&#8230;. allahuakbar&#8230;&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Sekarang bagaimana???</p>
<p style="text-align:justify;">Hanya dengan Khilafah ummat muslim ini akan mulia&#8230; hidup dunia dan akhirat&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Janji allah tentang berdirinya khilafah itu pasti, dengan atau tanpa dukungan dan persetujuan anda&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasomika.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasomika.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasomika.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasomika.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pasomika.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pasomika.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pasomika.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pasomika.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasomika.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasomika.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasomika.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasomika.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasomika.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasomika.wordpress.com/239/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasomika.wordpress.com&amp;blog=1155214&amp;post=239&amp;subd=pasomika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasomika.wordpress.com/2011/07/17/mereka-memperkosaku-seperti-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be8f2db904d1a142945f09d5d379984d?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Campin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SOAL UJIAN INTERNET</title>
		<link>http://pasomika.wordpress.com/2011/07/06/soal-ujian-internet/</link>
		<comments>http://pasomika.wordpress.com/2011/07/06/soal-ujian-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Jul 2011 15:00:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fauzan Azima</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pasomika.wordpress.com/?p=227</guid>
		<description><![CDATA[1.    Browsing ke blog : www.pasomika.wordpress.com Masuk ke page Lalu Lalang Mahasiswa, isikan data diri anda pada kotak komentar seperti Nama, No.BP, Jurusan, Tempat/Tgl.Lahir, Alamat serta Komentar anda terhadap saya. Nilai : C 2.    Buat email di : www.gmail.com Kirimkan email anda ke: sulthan.fauzanazima@gmail.com yang nantinya pada kotak pesan berisi data lengkap tentang biodata anda [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasomika.wordpress.com&amp;blog=1155214&amp;post=227&amp;subd=pasomika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>1.</strong>    Browsing ke blog : <strong><a href="http://www.pasomika.wordpress.com/">www.pasomika.wordpress.com</a></strong></p>
<p>Masuk ke <strong>page</strong> <strong>Lalu Lalang Mahasiswa</strong>, isikan data diri anda pada kotak komentar seperti Nama, No.BP, Jurusan, Tempat/Tgl.Lahir, Alamat serta Komentar anda terhadap saya.</p>
<p><span style="color:#800000;"><strong>Nilai : C</strong></span></p>
<p><strong>2.</strong>    Buat email di : <strong><a href="http://www.gmail.com/">www.gmail.com</a></strong></p>
<p>Kirimkan email anda ke: <strong>sulthan.fauzanazima@gmail.com</strong> yang nantinya pada kotak pesan berisi data lengkap tentang biodata anda Seperti :Nama, No.BP, Jurusan, Tempat/Tgl.Lahir, No. Telp/HP, Alamat dan satu file sisipan tentang “up to you”.</p>
<p><span style="color:#800000;"><strong>Nilai : B</strong></span></p>
<p><strong>3.    </strong>Buatlah sebuah blog di : <strong><a href="http://www.wordpress.com/">www.wordpress.com</a></strong></p>
<p><strong>a.     </strong><strong>Searching  </strong>salah satu artikel dibawah ini, lalu anda analisa dan kembangkan dengan gaya bahasa anda sendiri “Ingat: Jangan Copy-Paste”, tentang :</p>
<ol>
<li>Penemuan Mutakhir Para Tokoh Muslim Dari Masa Lalu Sampai Sekarang</li>
<li>Sistem Ekonomi Islam</li>
<li>Sistem Ekonomi Liberal</li>
<li>Sistem Pendidikan Islam</li>
<li>Kebudayaan Barat Versus Kebudayaan Islam</li>
<li>Islam Sebagai Ideologi</li>
<li>Kebangkitan Hakiki</li>
<li>Jalan Menuju Iman</li>
<li>Qada dan Qadar</li>
<li>Hari Akhir</li>
<li>Asmaul Husna</li>
<li>Sistem Administrasi Dalam Islam</li>
<li>Sistem Pergaulan Pria Dan Wanita Dalam Islam</li>
<li>Pergaulan Bebas</li>
<li>Bahaya Sekularisme, Pluralisme Dan Liberalisme</li>
<li>Pentingnya Baitul Mal</li>
<li>Zakat</li>
<li>Teknologi, Sains Dalam Pandangan Islam</li>
<li>Pendidikan Anak Usia Dini</li>
<li>Narkoba Bencana Besar</li>
<li>Korupsi Haram</li>
<li>Hukum Bergabung Dalam MLM</li>
<li>Menurut Islam Demokrasi haram, Benarkah?</li>
<li>Demokrasi Tidak Ada Unsur Kesamaannya Dengan Islam</li>
<li>Syari’ah dan Khilafah</li>
<li>Makna Jihad dan Terorisme</li>
<li>Sejarah Para Khalifah</li>
<li>Sejarah Ideologi Sosialisme-Komunisme</li>
<li>Sejarah Ideologi Kapitalisme</li>
<li>Islam Memuliakan Para Muslimah</li>
<li>Pakaian Muslimah Di Era Sekarang</li>
<li>Menikah Disaat Masih Kuliah, Siapa Takut?</li>
<li>Pemuda Dambaan Ummat</li>
<li>Futuhat Versus Penjajahan</li>
<li>Perkembangan Islam Di Eropa</li>
<li>Gamis, Baju-Rok, Baju-Celana; Pilih Mana?</li>
<li>Sekularisme Akar Masalah Dari Kehidupan Ummat Islam</li>
<li>Cyber Crime</li>
<li>Cyber Porn</li>
<li>Cyber Law</li>
</ol>
<p><strong>b.    </strong>Kemudian tampilkan minimal 2 informasi:</p>
<p>1 file tentang diri anda sendiri (biografi), dan file kedua tentang informasi yang telah anda edit tersebut.</p>
<p><strong>c.     </strong>Kemudian pada header blog masukkan foto anda masing-masing.</p>
<p><strong>d.     </strong>Browsing lagi ke <a href="http://www.pasomika.wordpress.com/">www.pasomika.wordpress.com</a> pada halaman lalu lalang mahasiswa, informasikan bahwa anda telah menyelesaikan ujian internetnya sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan yaitu dengan mencantumkan Nama, No BP, Jurusan, Nama E-Mail dan Nama Blog.</p>
<p><span style="color:#800000;"><strong>Nilai : A</strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff0000;">Ingat Batas Akhir Waktu Ujian Anda!!!</span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff0000;">Pada Hari SENIN, Tgl 18 Juli 2011, Jam 04.00 pm.</span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="text-decoration:underline;">Selamat Ujian</span></strong></p>
<p style="text-align:center;">Hari dan Waktu Akhir Ujian Internet Finish&#8230;<strong></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasomika.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasomika.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasomika.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasomika.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pasomika.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pasomika.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pasomika.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pasomika.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasomika.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasomika.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasomika.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasomika.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasomika.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasomika.wordpress.com/227/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasomika.wordpress.com&amp;blog=1155214&amp;post=227&amp;subd=pasomika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasomika.wordpress.com/2011/07/06/soal-ujian-internet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be8f2db904d1a142945f09d5d379984d?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Campin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Idries De Vries : Kemerdekaan Belanda Berkat Bantuan Khilafah Utsmaniyah</title>
		<link>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/idries-de-vries-kemerdekaan-belanda-berkat-bantuan-khilafah-utsmaniyah/</link>
		<comments>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/idries-de-vries-kemerdekaan-belanda-berkat-bantuan-khilafah-utsmaniyah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 May 2011 08:17:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fauzan Azima</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[Reliji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pasomika.wordpress.com/?p=222</guid>
		<description><![CDATA[HTI-Press. Belanda terkenal dengan sikap ‘anti Islam’. Hal ini ditunjukkan dengan beberapa kasus pelecehan terhadap Islam dan Rasulullah Muhammad SAW. Tindak pelecehan bukan hanya dilakukan oleh masyarakatnya namun pemerintah Belanda juga seolah-olah ‘merestui’ tindakan tersebut karena tidak ada tindakan tegas. Bahkan justru berlindung dibalik ‘kebebasan berpendapat’. Kenapa masyarakat Belanda mempunyai sikap seperti itu? Apakah selama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasomika.wordpress.com&amp;blog=1155214&amp;post=222&amp;subd=pasomika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><em>HTI-Press</em>. Belanda terkenal dengan sikap ‘anti Islam’. Hal ini ditunjukkan dengan beberapa kasus pelecehan terhadap Islam dan Rasulullah Muhammad SAW. Tindak pelecehan bukan hanya dilakukan oleh masyarakatnya namun pemerintah Belanda juga seolah-olah ‘merestui’ tindakan tersebut karena tidak ada tindakan tegas. Bahkan justru berlindung dibalik ‘kebebasan berpendapat’. Kenapa masyarakat Belanda mempunyai sikap seperti itu? Apakah selama ini Belanda tidak ada hubungan dengan Islam sehingga seolah-olah tidak mengenal Islam sama sekali? Untuk menjawab pertanyaan di atas, redaksi alwaie (Rusydan dan gus uwik) mewawancara Idries De Vries, aktivis Islam dari Belanda. Berikut petikannya.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Negeri Belanda dikenal sebagai negeri yang mentoleransi sikap “anti-islam”. Bagaimana reaksi muslim di negerimu terhadap pelecehan atas Nabi Muhammad (seperti kasus kartun Denmark dan ‘Fitnah’nya Geert Wilder)? Apakah sikap ‘anti-Islam’ adalah sudut pandang yang umum ditemukan pada masyarakat Belanda?<span id="more-222"></span></em></p>
<p style="text-align:justify;">Benar. Selama bertahun-tahun terakhir sentimen publik Belanda terhadap Islam cenderung negatif. Sentimen semacam ini timbul di saat kebangkitan Islam global mulai mempengaruhi muslim di Belanda juga. Seperti diketahui, sentimen yang membentuk opini publik adalah tindakan yang sengaja dilakukan oleh mereka yang berpengaruh dan yang juga memiliki kontrol terhadap media massa populer.</p>
<p style="text-align:justify;">Penjelasan mengenai mengapa sentimen anti Islam begitu kental terasa di Belanda memerlukan penjelasan yang lebih mendalam tentang latar belakangnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Tanpa diketahui banyak orang, awal hubungan antara Belanda dengan Islam/Dunia Islam dapat dilacak hingga berabad-abad yang lalu.  Misalnya, selama 80 tahun perang kemerdekaan Belanda dari dominasi Spanyol di abad ke 15 dan 16, Belanda secara aktif mencari dukungan dari Khalifah di Istanbul. Pemimpin resistensi Belanda, Raja William I ‘Oranye’ mencari sokongan dana dan persenjataan dari Khalifah, yangk akhirnya dikabulkan. Khalifah mendukung pemberontakan Belanda dengan dana, dan angkatan lautnya menyerang armada kapal perang Spanyol di Laut Mediterania untuk membantu melepas tekanan Spanyol terhadap Belanda.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah mencapai kemerdekaanya, Belanda diundang untuk membuka kedutaan di negara Khilafah, yang dibuka di tahun 1612. Cornelis Haga adalah duta besar Belanda pertama pada masa pemerintahan Khalifa Ahmed I (1603-1617). Karena kerjasama Khalifah dalam Perang Kemerdekaan Belanda, Belanda menjalin kerjasama perdagangan dengan umat Islam. Mereka membuka kantor konsuler di berbagai kota pelabuhan di kawasan Mediterania, termasuk membuka daerah komunitas Belanda di kota Smyrna (Izmir) dalam wilayah kekuasaan Khilafah Uthmani. Di daerah tersebut, warga Belanda diberi kebebasan beragama dan mendirikan gereja dan membangun pemakaman disamping juga rumah sakit, tempat pembuatan roti, dan bahkan kedai bar. Duta besar Belanda untuk Indonesia saat ini, Nicolaos van Dam bahkan menulis buku tentang relasi Belanda dengan Khilafah Uthmani dalam bukunya “Belanda dan Dunia Arab: Dari Abad Pertengahan menuju Abad ke 21.”</p>
<p style="text-align:justify;">Salah satu konsekuensi dari hubungan dagang yang dilakukan melalui laut adalah terlibatnya banyak pelayar Belanda yang ikut mengabdi dalam Angkatan Laut Khilafah Islam. Contohnya adalah Jan Janszoon van Haarlem dan Ivan Dirkie de Veenboer, yang kemudian berganti nama sebagai Murat Reis dan Suleyman Reis setelah mereka memeluk Islam. Maka sejak abad 17 dan 18 sudah ada beberapa warga Belanda yang telah masuk Islam.</p>
<p style="text-align:justify;">Bermula dari hubungan ini juga, banyak warga Belanda yang kemudian mempelajari Islam dan juga bahasa yang digunakan oleh umat Islam. Di tahun 1575, Universitas Leiden membuka Fakultas Bahasa ‘Orient’ (kawasan Asia Timur) untuk membekali warga Belanda dengan kemampuan bahasa seperti bahasa Arab, Turki, dan Persia, serta juga pengetahuan tentang Islam. Bidang studi ‘Orient’ ini dimulai untuk mendukung hubungan perdagangan dengan umat Islam. Namun sejak turunnya pamor intelektual serta pengaruh Khilafah Islam terhadap dunia, studi tentang Islam dan bahasa umat Islam di Belanda mulai berpindah arah dan tujuan.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika Belanda menjajah Indonesia, pengetahuan yang dimiliki Belanda tentang Islam dan Bahasa para pemeluknya digunakan untuk mendukung upaya penundukan umat Islam dan penjarahan sumber daya alamnya. Hal ini sungguh menjadi ironi tersendiri dan kejahatan terburuk dalam sejarah peradaban. Belanda memulai untuk belajar tentang Islam karena kaum muslim telah membantu mereka ketika mereka tertindas oleh Spanyol, menawarkan perdagangan, dan menerima mereka dengan persahabatan di wilayah kekuasaan mereka. Setelah terbebasnya kota Leiden di Belanda dari pendudukan Spanyol, suatu Universitas dibangun diatasnya sebagai monumen kemenangan dan di kampus inilah studi Bahasa Orient berkembang pesat. Namun ketika Muslim mulai menurun pengaruhnya, pengetahuan yang dibina di kampus Universitas Leiden justru digunakan untuk menundukkan dan menjajah umat muslim yang sama yang sebelumnya telah membantu Belanda, memberi perlakuan istemewa dalam perdagangan dan memperlakukannya dengan hormat.</p>
<p style="text-align:justify;">Selama masa penjajahan Belanda terhadap Indonesia, Universitas Leiden pun berkembang sebagai pusat studi tentang Islam yang difungsikan untuk menguasai penduduk muslim Indonesia. Ilmu yang awalnya dikembangkan di Universitas Leiden sebagai ilmu pengetahuan yang bernilai positif (dengan tujuan membangun relasi yang baik dengan umat Islam) mulai bergeser menuju perkembangan ilmu yang bernilai negatif (dengan tujuan melanggengkan dominasi Belanda terhadap muslim Indonesia). Lulusan Universitas Leiden pun adalah sarjana barat yang mendalami Islam (yang juga dikenal sebagai ‘Orientalis’), yang juga menyimpan kesinisan terhadap Islam dan Muslim. Mereka ini terlibat dalam administrasi penjajahan Belanda di Indonesia. Salah satu diantaranya adalah Profesor Christiaan Snouck Hurgronje yang ditugaskan oleh Pemerintah Hindia Belanda ke Indonesia pada abad ke 19 untuk menyamar sebagai ulama dengan nama Abd al Ghaffar, sehingga mampu menyesatkan umat muslim dengan menggunakan ilmu tentang Islam. Ia memberikan berbagai strategi kepada pemerintahan Belanda dalam upaya menundukkan umat Islam, contohnya, pemerintah selayaknya tidak mencampuri urusan ritual seperti Sholat dan Puasa. Akan tetapi, pemerintah harus tegas membasmi mereka yang mempraktikkan Islam Politik.</p>
<p style="text-align:justify;">Meskipun sejarah Belanda yang berhubungan dengan Muslim dan Islam telah berlangsung lama dan menghasilkan berbagai pengetahuan tentang Islam, warga Belanda biasa pada umumnya masih tidak banyak mengerti Islam secara benar. Pengetahuan tentang Islam yang berumur tidak kurang dari 300 tahun tidak mudah diakses oleh orang biasa dan hanya bisa dikuasai oleh kalangan elit saja di Universitas Leiden. Contohnya, perpustakaan universitas Leiden menyimpan informasi khusus tentang Islam tapi tidak boleh dipelajari oleh orang biasa.</p>
<p style="text-align:justify;">Maka maraknya opini anti Islam di Belanda akhir-akhir ini terjadi karena kombinasi antara ketidaktahuan masyarakat Belanda tentang Islam dan mentalitas para akademisi yang tidak mempelajari Islam untuk mencari kebenaran atau untuk menumbuhkan hubungan yang baik dengan umat Islam.<br />
Setelah menikmati masa keemasan saat berkuasanya pemerintahan Hindia Belanda, pamor Universitas Leiden sebagai pusat studi Islam sempat menurun.  Namun akhir-akhir ini ketika umat Islam mulai terbangkitkan intelektualnya, mendekatkan diri mereka kembali ke Allah swt dengan rajin beribadah dan melaksanakan sunnah Nabi Muhammad, kalangan akademisi Orientalis Universitas Leiden kembali menemukan kesempatan untuk mengulang masa keemasan mereka. Para akademisi tersebut digunakan oleh elit pemerintahan Barat dan juga oleh mereka yang memiliki tendensi kepentingan kapitalistik untuk membendung laju kebangkitan Islam dan menggagalkan aspirasi penegakan kembali Negara Islam dan implementasi sistem Islam dalam seluruh aspek kehidupan.</p>
<p style="text-align:justify;">Para orientalis ini menggunakan ilmunya tentang Islam untuk mengaburkan realita Islam yang sebenarnya. Mereka berharap mereka mampu menjauhkan muslim dari Islam. Atau, setidaknya, muslim terisolasi dari pemahaman Islam yang benar bahwa satu-satunya solusi terhadap semua permasalahan hidup adalah sistem yang diturunkan oleh ALLAH swt. Mereka juga berharap agar kaum non muslim juga menjadi takut dan khawatir terhadap Islam dan muslim. Dengan demikian, mereka bisa menggunakan non muslim untuk menekan atau memaksa umat muslim di Belanda untuk meninggalkan agamanya atau menjalani kehidupan beragama di sana dengan penuh kesulitan.</p>
<p style="text-align:justify;">Para orientalis dan kalangan elit Belanda telah berhasil menanamkan rasa takut terhadap Muslim dan Islam di dalam masyarakat non muslim di sana. Ketakutan ini bahkan sudah mencapai ke tingkat kebencian dimana masyarakat tidak lagi segan untuk mendukung secara terbuka politisi yang menkampanyekan untuk mengambil hak-hak muslim, menutup masjid, dan memaksa muslim untuk mengikuti gaya hidup Barat dan menerima ide Barat sebagai ide baik, serta melarang keyakinan Muslim yang mentaati Allah swt dalam segala bidang kehidupan.</p>
<p style="text-align:justify;">Maka, jawaban dari pertanyaan tadi adalah memang benar bahwa masyarakat Belanda saat ini memang memiliki sentimen anti Islam. Hal ini memang bisa dipahami karena kalangan yang berpengaruh dalam pembentukan opini publik memiliki agenda untuk menyebarluaskan sentimen anti-islam. Opini yang tersebar umum inilah yang diambil oleh mayoritas anggota masyarakat sebagai bagian dari opini mereka masing-masing.</p>
<p style="text-align:justify;">Kendati demikian, usaha para orientalis dan para elit petingginya dalam menekan umat Islam di Belanda menemui banyak sekali kendala. Alhamdulillah, serangan anti Islam yang datang bertubi-tubi, yang menyerang Nabi Muhammad Saaw khususnya, dan umat Islam umumnya, justru membuat umat Islam semakin dekat kepada Islam itu sendiri. Dalam banyak peristiwa, muslim di Belanda merapatkan barisannya ketika menghadapi celaan terhadap agamanya. Contohnya, sebagai tanggapan terhadap film Fitna, kaum muda Hizbut Tahrir menyeru umat Islam untuk mengumpulkan petisi yang mengecam pelecehan terhadap Islam. Dalam beberapa minggu saja, aktivis Hizbut Tahrir telah mengumpulkan 35.000 tandatangan dari seluruh pelosok Belanda. Sungguh luarbiasa, karena jumlah tandatangan dalam petisi tersebut adalah jumlah terbesar dalam sejarah pengumpulan petisi di Belanda! Dimana-mana, aktivis pemuda Hizbut Tahrir disambut oleh umat Islam di berbagai masjid di Belanda yang menyatakan apresiasinya dan rasa terima kasih atas usaha yang mereka lakukan. Bahkan banyak diantara warga muslim yang menawarkan para aktivis Hizbut Tahrir sejumlah dana yang besar untuk melakukan kegiatan protes, namun Alhamdulillah hal itu ditolak oleh para aktivis.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><em>Apa yang memotivasi anda untuk memeluk Islam?</em></p>
<p style="text-align:justify;">Kini untuk menjawab pertanyaan anda nomor 3, saya besar di wilayah utara Belanda, dimana jarang sekali ditemukan warga keturunan asing. Karena satu-satunya agama yang saya ketahui sejak kecil adalah Kristen, saya menerimanya meski tidak begitu meyakininya. Sejak kecil saya sebenarnya selalu meragukan dan menolak konsep Trinitas Suci, dimana tiga adalah satu dan satu adalah tiga.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagaimana mungkin Tuhan bisa berperan sebagai “Anak Tuhan’ di saat yang bersamaan? Bagaimana mungkin Tuhan membiarkan AnakNya sendiri mati disalib oleh para pembangkang? Bagaimana mungkin Anak Tuhan bisa dibangkitkan kembali oleh Tuhan ke surga, padahal Anak Tuhan tersebut adalah Tuhan itu sendiri? Maka sejak kecil ketika saya percaya bahwa Tuhan itu memang ada, saya tidak meyakini kebenaran Kristen, suatu satu-satunya agama yang saya kenali. Ketika saya berusia 13 atau 14 tahun, saya bersepeda ke sekolah dan saat itu saya sempat merenung bahwa Tuhan memang ada tetapi tidak yang sebagaimana diajarkan dalam agama Kristen. Hingga saya berusia 19 tahun, saya percaya bahwa tidak ada agama yang turun langsung dari Tuhan, dan tiap manusia harus mencari-cari keberadaan dan hubungan dengan Tuhan secara sendiri-sendiri. Semua ini berubah ketika saya memutuskan untuk membaca terjemahan Al Quran, bukan untuk mencari-cari agama yang diturunkan Tuhan tetapi untuk mencari tahu apa-apa yang diyakini jutaaan penganut agama Islam di dunia.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya memulai membaca Al Quran sejak awal surah, hingga satu malam saya mencapai surah Maryam dimana Allah berfirman tentang perkataan-perkataan yang diucapkan kaum Nasrani tentangNya dan Nabi Isa as. Allah menyatakan,’ Kami Jadikan’ dan terjadilah ia (kun faya kun)’. Setelah saya membaca ayat tersebut, saya berkata kepada diri saya sendiri,’ Demi Tuhan! kalau memang Tuhan itu memang ada, maka sudah sepatutnya ia memiliki sifat seperti itu! Ia tidak memiliki anak, dan cukup bagiNya untuk menyatakan ‘Terjadilah’ maka terjadilah!’</p>
<p style="text-align:justify;">Sejak saat itu saya pada prinsipnya menerima Islam sebagai suatu kebenaran, dan meski memakan beberapa tahun untuk benar-benar memahami islam dan mengabdikan hidup saya untuknya. Saat itu saya berumur 24 tahun, sekitar 6 tahun yang lalu.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><em>Bagaimana pendapat Anda tentang pandangan Hizbut Tahrir?</em></p>
<p style="text-align:justify;">Mengenai pertanyaanmu nomor 4. Saya percaya bahwa konsep yang diemban dan disebarluaskan oleh Hizbut Tahrir adalah konsep-konsep Islam yang dipahami secara benar. Dan saya berdoa kepada ALLAH untuk memberi pahala kepada mereka yang telah membantu memberi pencerahan kepada saya, dan juga kepada mereka yang berjuang demi tersebarnya konsep-konsep ini ke semua orang di Dunia sehingga bisa segera diaplikasikan kedalam seluruh aspek kehidupan. Menurut hemat saya, fondasi Islam sangat mudah untuk dipahami: ALLAH menciptakan Surga dan Dunia. Dengan demikian, kita sebagai makhlukNya harus menyerahkan diri kita kepadaNya dan memohon petunjuk dariNya bagaimana kita menjalani kehidupan yang ALLAH telah berikan kepada kita.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><em>Apakah pandangan yang diemban HT bisa menjadi solusi terhadap masalah yang dihadapi dunia saat ini?</em></p>
<p style="text-align:justify;">Anda harus memahami bahwa saya selalu hidup dalam dunia Barat. Saya juga tidak terlahir sebagai muslim. Saya sangat ingat bagaimana saya tidak bahagia dengan kehidupan tersebut dan tidak ada yang mampu mengisi kekosongan di hati saya. Saya melakukan semua hal yang biasa dilakukan oleh para remaja seusia saya yang saya pikir akan membuat saya senang.  Tapi tetap saja saya tidak pernah merasa senang. Kini setelah saya menemukan Jalan Kebenaran, saya menyadari bahwa semua perilaku saya di masa lalu untuk mencari ketentraman adalah sebab kenapa saya tidak pernah merasa bahagia. Disamping itu saya juga selalu merasa betapa dunia ini dicengkeram oleh ketidakdilan. Saya ingat ketika saya berumur 8 atau 9 tahun menyaksikan berita tentang kebrutalan tentara zionis Israel terhadap dua anak Palestina. Saya sempat menangis melihatnya, kenapa ada manusia yang bisa melakukan hal tersebut kepada manusia lainnya. Kemudian, ketika saya beranjak dewasa dan menjadi mahasiswa ekonomi, saya mulai membenci sistem ekonomi yang saya pelajari, karena sistem tersebut tidak mengenal adanya belas kasihan. Saya selalu terpekur mengapa manusia harus selalu berjuang untuk bisa bertahan hidup. Kenapa manusia tidak bisa saling mengasihi dan menolong satu sama lainnya. Saya sempat melihat adanya sifat saling membantu dalam sistem Sosialisme. Namun sejak keambrukannya, saya tidak yakin bisa mendukung sistem sosialisme secara sepenuhnya. Maka saya tidak punya pilihan lain kecuali mengikuti Sistem Kapitalisme, mempelajari sistem ekonominya, dan juga mempercayainya karena saat itu saya tahu tidak ada lagi hal-hal yang bisa dipercayai.</p>
<p style="text-align:justify;">Kini sejak saya mendapatkan hidayah untuk menemukan Islam, saya kini tahu bahwa alternatif terhadap Kapitalisme itu ada. Saya sekarang melihat masalah yang sama di dunia selama ini seperti penindasan, kemiskinan, dan monopoli kekayaan dengan lensa yang lain. Dulu saya pesimis apakah permasalahan tersebut akan pernah bisa untuk diselesaikan sehingga tidak terlalu banyak memusingkannya. Namun kini saya bisa berpikir lebih jernih. Ternyata banyak sekali yang bisa dilakukan dan yang harus dilakukan. Jadi, Ya, saya yakin bahwa Islam mampu menyelesaikan semua masalah di dunia sekarang.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan saya juga tidak sendirian, saya pikir. Krisis kredit macet telah menghancurkan harapan umat Islam terhadap sistem Kapitalisme. Apabila kita bertanya kepada umat Islam hari ini, kita akan dapatkan tanggapan bahwa pada akhirnya hanya Islam yang menjadi harapan sebagai solusi. Artinya, kembalinya sistem Islam dalam bentuk Negara sudah mulai nampak di horison. Pertanyaannya bukan lagi apakah Negara Islam akan kembali hadir, namun kapan ia akan kembali terbentuk. Sebagai seseorang yang mempelajari sistem ekonomi Islam dan ekonomi Kapitalisme, saya sangat berharap semakin cepat Islam kembali adalah semakin baik. Ketika itu terjadi maka akan terhenti semua macam penindasan terhadap manusia yang selama ini menguntungkan segelintir kelompok manusia yang lain. Lebih jauh lagi, pemiskinan masyarakat yang memperkaya kelompok yang lain juga akan berakhir. Hari itu adalah hari berakhirnya kegelapan dan terbitnya cahaya kehidupan dibawah Tuntunan yang Benar.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasomika.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasomika.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasomika.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasomika.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pasomika.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pasomika.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pasomika.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pasomika.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasomika.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasomika.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasomika.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasomika.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasomika.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasomika.wordpress.com/222/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasomika.wordpress.com&amp;blog=1155214&amp;post=222&amp;subd=pasomika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/idries-de-vries-kemerdekaan-belanda-berkat-bantuan-khilafah-utsmaniyah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be8f2db904d1a142945f09d5d379984d?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Campin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kitab Aljabar, Karya Fenomenal Matematikus Agung</title>
		<link>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/kitab-aljabar-karya-fenomenal-matematikus-agung/</link>
		<comments>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/kitab-aljabar-karya-fenomenal-matematikus-agung/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 May 2011 08:16:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fauzan Azima</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[Reliji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pasomika.wordpress.com/?p=220</guid>
		<description><![CDATA[Sejatinya kitab ini berjudul al-Kitab al-mukhtasar fi hisab al-gabr wa’l-muqabala. Dalam bahasa Inggris kitab ini dikenal sebagai “The Compendious Book on Calculation by Completion and Balancing”. Kitab peletak dasar matematika modern itu biasa pula disebut Hisab al-jabr wal-muqabala. Kitab ini merupakan karya seorang ilmuwan Muslim pada abad ke-9 M yang sangat monumental. Adalah Muhammad Ibnu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasomika.wordpress.com&amp;blog=1155214&amp;post=220&amp;subd=pasomika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Sejatinya kitab ini berjudul <em>al-Kitab al-mukhtasar fi hisab al-gabr wa’l-muqabala.</em> Dalam bahasa Inggris kitab ini dikenal sebagai <em>“The Compendious Book on Calculation by Completion and Balancing”.</em> Kitab peletak dasar matematika modern itu biasa pula disebut <em>Hisab al-jabr wal-muqabala</em>. Kitab ini merupakan karya seorang ilmuwan Muslim pada abad ke-9 M yang sangat monumental.</p>
<p style="text-align:justify;">Adalah Muhammad Ibnu Musa al-Khawarizmi sang penulis kitab matematika itu. Matematikus Muslim asal Persia itu merampungkan kitab yang sangat populer dan menjadi rujukan para ahli matematika sepanjang zaman itu pada  820 M. Berkat kitab inilah, dunia matematika modern mengenal istilah Aljabar.  Aljabar berasal dari bahasa Arab <em>al-gabr</em> yang berarti ”pertemuan” atau ”hubungan.”</p>
<p style="text-align:justify;">Aljabar merupakan cabang matematika yang dapat dicirikan sebagai generalisasi dan perpanjangan aritmatika. Aljabar juga merupakan nama sebuah struktur aljabar abstrak, yaitu aljabar dalam sebuah bidang.  Carl B. Boyer dalam karyanya bertajuk <em>“The Arabic Hegemony”: A History of Mathematics,</em> mengungkapkan,  Kitab Aljabar karya Khawarizmi menguraikan perhitungan yang lengkap dalam memecahkan akar positif  polynomial persamaan sampai dengan derajat kedua.<span id="more-220"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Boyer menambahkan, kitab karya Khawarizmi itu juga  memperkenalkan metode dasar “mengurangi” dan “keseimbangan/balancing”, yang mengacu pada perubahan syarat-syarat mengurangi sisi lain sebuah persamaan yaitu pembatalan syarat-syarat seperti sisi berlawanan dari persamaan.</p>
<p style="text-align:justify;">Kitab Aljabar juga telah menjadi rujukan ilmuwan sepanjang masa, baik itu bagi matematikus Islam maupun Barat.  Beberapa saintis terkemuka  juga telah menerbitkan buku dengan nama <em>Kitab al-Gabr wa-l-muqabala,</em> diantaranya; Abu Hanifa al-Dinawari serta Abu Kamil Shuja ibnu Aslam.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain itu, Abu Muhammad al-’Adli, Abu Yusuf al-Missisi, ‘Abd Al-Hamid ibnu Turk, Sind ibnu ‘Ali, Sahl ibnu Bišr, dan Sarafaddin al-Tusi juga termasuk ilmuwan Muslim yang banyak terpengaruh pemikiran Khawarizmi.</p>
<p style="text-align:justify;">R Rashed dan Angela Armstrong dalam karyanya bertajuk <em>The Development of Arabic Mathematics,</em> menegasakan bahwa Aljabar karya Al-Khwarizmi  memiliki perbedaan yang signifikan dibanding karya Diophantus, yang kerap disebut-sebut sebagai penemu Aljabar. Dalam pandangan kedua ilmuwan itu, karya Khawarizmi jauh lebih baik di banding karya Diophantus.</p>
<p style="text-align:justify;">“Teks karya Khwarizmi begitu berbeda, tidak hanya dari buku karya orang Babilonia, tetapi juga dari karya <em>Arithmatika</em>-nya Diophantus. Ini tidak lagi menyangkut sejumlah masalah untuk diselesaikan, namun sebuah pertunjukan yang dimulai dengan istilah sederhana yang kombinasinya memberikan semua kemungkinan untuk persamaan dasar, yang mulai saat ini secara eksplisit merupakan objek studi yang benar,” papar Rasheed dan Armstrong.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal senada diungkapkan sejarawan sains  JJ O’Connor dan EF Robertson pada karyanya berjudul <em>History of Mathematics.</em> Menurutnya,  karya  matematikus Persia itu merupakan karya yang revolusioner. “Mungkin salah satu kemajuan yang paling signifikan yang dibuat ahli matematika Arab  hingga saat ini adalah karya Khawarizmi, yakni Kitab Aljabar,” ujar O’Connor dan Robertson.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut keduanya, Kitab Aljabar sungguh sangat revolusioner, karena mampu beralih dari ari konsep matematika Yunani yang didasarkan pada geometri. ‘Dalam pandangan O’Connor dan Robertson, Kitab Aljabar yang ditulis Khwarizmi berisikan teori pemersatu yang menyediakan angka-angka/bilangan rasional, angka-angka irasional, besar/jarak geometri, dan lain-lain.</p>
<p style="text-align:justify;">O’Connor dan Robertson menambahkan semua bilangan tersebut diperlakukan sebagai “objek aljabar”. Hal itu dinilai sebagai  sebuah perkembangan bagi matematika. Pasalnya, Kitab Aljabar telah membuka jalan baru bagi konsep yang telah ada sebelumnya.</p>
<p style="text-align:justify;">“Dan ini merupakan sarana yang dapat menjadi kendaraan bagi pembangunan masa depan s. Aspek lain yang penting adalah aspek pengenalan gagasan  Aljabar yang telah disediakan matematika yang akan diterapkan untuk dirinya sendiri dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya,” papar  O’Connor dan Robertson.</p>
<p style="text-align:justify;">Kitab karya Khawarizmi itu merupakan sebuah kompilasi dan perluasan aturan yang diketahui untuk memecahkan persamaan kuadrat dan untuk beberapa masalah lain, dan dianggap sebagai dasar aljabar moderen. Buku yang sangat populer ini mulai diperkenalkan ke dunia dunia Barat lewat terjemahan bahasa Latin oleh Robert of Chester berjudul <em>Liber algebrae et almucabala.</em></p>
<p style="text-align:justify;">Karena buku ini tidak memberikan sejumlah kutipan untuk penulis sebelumnya, sehingga tak diketahui pendapat siapa saja yang digunakan Khwarizmi sebagai referensi dalam karyanya itu. Sejarawan matematika modern mengomentari kitab itu berdasarkan analisis tekstual dari buku dan seluruh tubuh pengetahuan tentang dunia Muslim kontemporer.</p>
<p style="text-align:justify;">Pastinya yang paling berhubungan dalam karya Khawarizmi adalah ilmu matematika India. Pasalnya, ia telah menulis buku berjudul Kitab <em>al-Jam wa-l-tafriq-bi-hisab al-Hind</em> atau <em>The Book of Addition and Subtraction According to the Hindu Calculation</em> yang membahas sistem bilangan Hindu-Arab.</p>
<p style="text-align:justify;">Buku persamaan pengurangan kuadrat acak ke salah satu dari enam jenis dasar dan menyediakan metode aljabar dan geometri untuk memecahkan dasar utama.  “Pengurangan angka-angka abstrak modern dalam aljabarnya Khawarizmi adalah retorik menyeluruh, dengan tidak ada yang sinkopasi ditemukan pada Aritmatika Yunani atau karya Brahmagupta. Bahkan angka-angka yang ditulis lebih banyak dalam kata-kata daripada simbol,”  tutur  Carl B Boyer, dalam karyanya bertajuk <em>A History of Mathematics.</em></p>
<p style="text-align:justify;">Dengan demikian persamaan akan dijelaskan secara lisan dalam bentuk istilah “kuadrat” (sekarang menjadi “x2″), “akar” (sekarang menjadi “x”) dan “angka”(biasa dibilang angka, seperti ‘40-2′).  Enam jenis persamaan  dengan angka-angka modern, adalah:</p>
<p style="text-align:justify;">* kuadarat sama dengan akar ( ax2 = bx )<br />
* kuadrat sama dengan angka/bilangan ( ax2 = c )<br />
* akar sama dengan angka ( bx = c )<br />
* kuadrat dan akar sama dengan angka ( ax2 + bx = c )<br />
* kuadrat dan angka sama dengan akar ( ax2 + c = bx )<br />
* akar dan angka sama dengan kuadrat ( bx + c = ax2 )</p>
<p style="text-align:justify;">Bagian berikutnya dari buku ini membahas contoh-contoh praktis dari penerapan peraturan yang telah dijelaskan. Bagian berikut,  berkaitan dengan penerapan masalah pengukuran luas dan volume atau isi. Bagian terakhir berkaitan dengan perhitungan yang melibatkan aturan yang sulit dari warisan Islam.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kisah Hidup Bapak Aljabar</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Bapak Aljabar. Begitulah  ilmuwan yang bernama lengkap Abu ‘Abdallah Muhammad ibnu Musa al-Khwarizmi itu kerap dijuluki. Ia merupakan seorang ahli matematika dari Persia yang dilahirkan pada tahun 194 H/780 M, tepatnya di Khwarizm, Uzbeikistan.  Karena itulah,  ia kerap kali disapa dengan panggilan Khawarizmi.</p>
<p style="text-align:justify;"><img alt="" width="225" height="147" border="0" />Selain terkenal sebagai seorang ahli matematika yang agung, ia juga adalah astronomer, dan geografer yang hebat. Berkat kehebatannya,  Khawarizmi  terpilih sebagai ilmuwan penting  di pusat keilmuwan yang paling bergengsi pada zamannya, yakni <em>Bait al-Hikmah</em> atau <em>House of Wisdom</em> yang didirikan khalifah Abbasiyah  di metropolis intelektual dunia, Baghdad.</p>
<p style="text-align:justify;">Bait al-Hikmah  merupakan lembaga yang berfungsi sebagai pusat pendidikan tinggi. Dalam kurun dua abad, Bait al-Hikmah ternyata berhasil melahirkan banyak pemikir dan intelektual Islam. Di antaranya, nama-nama ilmuwan seperti Khwarizmi.</p>
<p style="text-align:justify;">Khawarizmi adalah seorang ilmuwan jenius pada masa keemasan Islam di kota Baghdad, pusat pemerintahan Kekhalifahan Abbasiyah. Ia  sangat berjasa besar dalam mengembangkan ilmu aljabar dan aritmetika. K</p>
<p style="text-align:justify;">Kitab <em>Aljabr Wal Muqabalah</em> (Pengutuhan Kembali dan Pembandingan) merupakan pertama kalinya dalam sejarah dimana istilah aljabar muncul dalam kontesk disiplin ilmu. Nama aljabar diambil dari bukunya yang terkenal tersebut. Karangan itu sangat populer di negara-negara barat dan diterjemahkan dari bahasa Arab ke bahasa Latin dan Italia. Bahasan yang banyak dinukil oleh ilmuwan barat dari karangan Khawarizmi adalah tentang persamaan kuadrat.</p>
<p style="text-align:justify;">Sumbangan Al-Khwarizmi dalam ilmu ukur sudut juga luar biasa. Tabel ilmu ukur sudutnya yang berhubungan dengan fungsi sinus dan garis singgung tangen telah membantu para ahli Eropa memahami lebih jauh tentang ilmu ini. Ia mengembangkan tabel rincian trigonometri yang memuat fungsi sinus, kosinus dan kotangen serta konsep diferensiasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain mengarang <em>al-Maqala fi Hisab-al Jabr wa-al-Muqabilah,</em> ia juga diketahui telah menulis beberapa buku dan banyak diterjemahkan kedalam bahasa latin pada awal abad ke-12, oleh dua orang penerjemah terkemuka yaitu Adelard Bath dan Gerard Cremona. Risalah-risalah aritmetikanya, satu diantaranya berjudul <em>Kitab al-Jam’a wal-Tafreeq bil Hisab al-Hindi</em> (Menambah dan Mengurangi dalam Matematika Hindu).</p>
<p style="text-align:justify;">Buku-buku itu terus dipakai hingga abad ke-16 sebagai buku pegangan dasar oleh universitas-universitas di Eropa.  Khawarizmi meninggal pada tahun 262 H/846 M di Baghdad. (Republika online, 24/06/2009)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasomika.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasomika.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasomika.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasomika.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pasomika.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pasomika.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pasomika.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pasomika.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasomika.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasomika.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasomika.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasomika.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasomika.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasomika.wordpress.com/220/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasomika.wordpress.com&amp;blog=1155214&amp;post=220&amp;subd=pasomika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/kitab-aljabar-karya-fenomenal-matematikus-agung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be8f2db904d1a142945f09d5d379984d?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Campin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dokumen Penting Hubungan Nusantara dengan Khilafah</title>
		<link>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/dokumen-penting-hubungan-nusantara-dengan-khilafah/</link>
		<comments>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/dokumen-penting-hubungan-nusantara-dengan-khilafah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 May 2011 08:14:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fauzan Azima</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[Reliji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pasomika.wordpress.com/?p=218</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah Islam Nusantara saat ini sangat susah mendapatkan bukti otentik bahwa benar adanya bahwa Nusantara adalah wilayah ke Khalifahan Islam. Sangat susah menemukan buku-buku sejarah mengungkap hal ini seolah-olah sengaja menghilangkan fakta ini. Tapi sejarah yang benar pasti akan terungkap. Berikut bukti otentik yang dapat membuktikan hal tersebut. Bukti ini berupa surat resmi dari sultan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasomika.wordpress.com&amp;blog=1155214&amp;post=218&amp;subd=pasomika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Sejarah Islam Nusantara saat ini sangat susah mendapatkan bukti otentik bahwa benar adanya bahwa Nusantara adalah wilayah ke Khalifahan Islam. Sangat susah menemukan buku-buku sejarah mengungkap hal ini seolah-olah sengaja menghilangkan fakta ini. Tapi sejarah yang benar pasti akan terungkap. Berikut bukti otentik yang dapat membuktikan hal tersebut. Bukti ini berupa surat resmi dari sultan Aceh Alauddin Mahmud Syah kepada Khalifah Abdul Aziz dari ke-khalifahan Turki Usmani, berikut isi suratnya;</p>
<p style="text-align:justify;">“Sesuai dengan ketentuan adat istiadat kesultanan Aceh yang kami miliki dengan batas-batasnya yang dikenal dan sudah dipunyai oleh moyang kami sejak zaman dahulu serta sudah mewarisi singgasana dari ayah kepada anak dalam keadaan merdeka. Sesudah itu kami diharuskan memperoleh perlindungan Sultan Salim si penakluk dan tunduk kepada pemerintahan Ottoman dan sejak itu kami tetap berada di bawah pemerintahan Yang Mulia dan selalu bernaung di bawah bantuan kemuliaan Yang Mulia almarhum sultan Abdul Majid penguasa kita yang agung, sudah menganugerahkan kepada almarhum moyang kami sultan Alaudddin Mansursyah titah yang agung berisi perintah kekuasaan.<span id="more-218"></span></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Kami juga mengakui bahwa penguasa Turki yang Agung merupakan penguasa dari semua penguasa Islam dan Turki merupakan penguasa tunggal dan tertinggi bagi bangsa-bangsa yang beragama Islam. Selain kepada Allah SWT, penguasa Turki adalah tempat kami menaruh kepercayaan dan hanya Yang Mulialah penolong kami. Hanya kepada Yang Mulia dan kerajaan Yang Mulialah kami meminta pertolongan rahmat Ilahi, Turkilah tongkat lambang kekuasaan kemenangan Islam untuk hidup kembali dan akhirnya hanya dengan perantaraan Yang Mulialah terdapat keyakinan hidup kembali di seluruh negeri-negeri tempat berkembangnya agama Islam. Tambahan pula kepatuhan kami kepada pemerintahan Ottoman dibuktikan dengan kenyataan, bahwa kami selalu bekerja melaksanakan perintah Yang Mulia. Bendera negeri kami, Bulan Sabit terus bersinar dan tidak serupa dengan bendera manapun dalam kekuasaan pemerintahan Ottoman; ia berkibar melindungi kami di laut dan di darat. Walaupun jarak kita berjauhan dan terdapat kesukaran perhubungan antara negeri kita namun hati kami tetap dekat sehingga kami telah menyetujui untuk mengutus seorang utusan khusus kepada Yang Mulia, yaitu Habib Abdurrahman el Zahir dan kami telah memberitahukan kepada beliau semua rencana dan keinginan kami untuk selamanya menjadi warga Yang Mulia, menjadi milik Yang Mulia dan akan menyampaikan ke seluruh negeri semua peraturan Yang Mulai.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Semoga Yang Mulai dapat mengatur segala sesuatunya sesuai dengan keinginan Yang Mulia. Selain itu kami berjanji akan menyesuaikan diri dengan keinginan siapa saja Yang Mulia utus untuk memerintah kami.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Kami memberi kuasa penuh kepada Habib Abdurrahman untuk bertindak untuk dan atas nama kami.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Yang Mulia dapat bermusyawarah dengan beliau karena kami telah mempercayakan usaha perlindungan demi kepentingan kita.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Semoga harapan kami itu tercapai. Kami yakin, bahwa Pemerintah Yang Mulia Sesungguhnya dapat melaksanakannya dan kami sendiri yakin pula,bahwa Yang Mulia akan selalu bermurah hati”.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Petikan isi surat tersebut dikutip dari Seri Informasi Aceh th.VI No.5 berjudul Surat-surat Lepas Yang Berhubungan Dengan Politik Luar Negeri Kesultanan Aceh Menjelang Perang Belanda di Aceh diterbitkan oleh Pusat Dokumentasi Dan Informasi Aceh tahun 1982 berdasarkan buku referensi dari A. Reid, ”Indonesian Diplomacy a Documentary Study of Atjehnese Foreign Policy in The Reign of Sultan Mahmud 1870-1874”, JMBRAS, vol.42, Pt.1, No.215, hal 80-81 (Terjemahan : R. Azwad).</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Poin-poin penting isi surat diatas sebagai berikut :</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Wilayah Aceh secara resmi menjadi bagian dari ke-Khalifahan Usmani sejak pemerintahan Sultan Salim (Khalifah Turki Usmani yang sangat ditakuti dan disegani sehingga digelas ”sang Penakluk” oleh Eropah abad 15 M.</li>
<li>Pengakuan penguasa semua negeri-negeri kaum Muslimin bahwa Turki Usmani adalah penguasa tunggal dunia Islam.</li>
<li>Adanya perlindungan dan bantuan militer dari Turki Usmani terhadap Aceh di laut dan di darat. Hal ini wajar karena fungsi Khalifah adalah laksana perisai pelindung ummat di setiap wilayah Islam.</li>
<li>Hukum yang berlaku di Aceh adalah hukum yang sama dilaksanakan di Turki Usmani yaitu hukum Islam.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Dari isi surat dapat disimpulkan bahwa kesultanan Aceh di Sumatera adalah bagian resmi wilayah kekuasaan ke khalifahan Islam Turki Usmani tidak terbantahkan lagi. Hal sama juga berlaku untuk daerah-daerah lain di Nusantara dimana kesultanan Islam berdiri.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Janji Allah SWT akan datangnya nubuah berdirinya ke-Khalifahan jilid 2 yang sesuai dengan manhaj kenabian adalah pasti, dan Nusantara dahulu adalah bagian resmi ke-Khalifahan Islam maka sudah sewajarnya dan seharusnya kita ummat Islam di Nusantara menyongsong hal tersebut. Ibarat kita mencari sesuatu yang hilang dan susah di cari jejaknya, kini sudah terkuak satu demi satu untuk semakin meyakinkan bahwa dakwah untuk tegaknya syariah dalam bingkai khilafah adalah suatu kenyataan dan kebenaran mutlak yang harus diyakini. Sambutlah Khilafah. Sambulah Khilafah.( A. Yusuf Pulungan, ST, MSc)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasomika.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasomika.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasomika.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasomika.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pasomika.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pasomika.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pasomika.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pasomika.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasomika.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasomika.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasomika.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasomika.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasomika.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasomika.wordpress.com/218/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasomika.wordpress.com&amp;blog=1155214&amp;post=218&amp;subd=pasomika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/dokumen-penting-hubungan-nusantara-dengan-khilafah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be8f2db904d1a142945f09d5d379984d?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Campin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Haram Berdiam Diri Dari Menegakkan Khilafah Dengan Alasan Menunggu Imam Mahdi</title>
		<link>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/haram-berdiam-diri-dari-menegakkan-khilafah-dengan-alasan-menunggu-imam-mahdi/</link>
		<comments>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/haram-berdiam-diri-dari-menegakkan-khilafah-dengan-alasan-menunggu-imam-mahdi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 May 2011 08:13:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fauzan Azima</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[Reliji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pasomika.wordpress.com/?p=216</guid>
		<description><![CDATA[Dalam kitab “Masâil Fiqhiyyah Mukhtârah”, cetakan kedua (2008), karya Syaikh Abu Iyas Mahmud Abdul Lathif bin Mahmud (Uwaidhah), terdapat jawaban atas pertanyaan seputar Imam Mahdi dan aktivitas untuk menegakkan Khilafah. Mengingat pentingnya masalah ini, maka tulisan ini kami persembahkan kepada para pengunjung situs agar semua dapat mengambil faedah darinya, in sya’ Allah, jika Allah SWT [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasomika.wordpress.com&amp;blog=1155214&amp;post=216&amp;subd=pasomika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Dalam kitab <em>“Masâil Fiqhiyyah Mukhtârah”</em>, cetakan kedua (2008), karya Syaikh Abu Iyas Mahmud Abdul Lathif bin Mahmud (Uwaidhah), terdapat jawaban atas pertanyaan seputar Imam Mahdi dan aktivitas untuk menegakkan Khilafah. Mengingat pentingnya masalah ini, maka tulisan ini kami persembahkan kepada para pengunjung situs agar semua dapat mengambil faedah darinya, in sya’ Allah, jika Allah SWT berkehendak.</p>
<p style="text-align:justify;">Pertanyaannya: Tidak sedikit di antara kaum Muslim—khususnya mereka yang masih kental dengan kehidupan beragama—yang menyakini bahwa Khilafah akan kembali tegak. Dan Khilafah yang akan tegak kembali itu adalah Khilafah ‘ala minhaji an-nubuwah, Khilafah yang sesuai dengan metode kenabian, yang mereka maksudkan dengan itu adalah Khilafah Rasyidah. Namun, aku tidak melihat mereka itu melakukan aktivitas untuk menegakkan Khilafah ini. Apabila mereka ditanya tentang alasan mengapa mereka berdiam diri (tidak melakukan) aktivitas menegakkan Khilafah, maka mereka menjawab bahwa Imam Mahdi-lah kelak yang akan menegakkannya. Dan sebelum datangnya Imam Mahdi, Khilafah tidak akan pernah tegak. Oleh karena itu, tidak perlu menyeru mereka untuk beraktivitas menegakkan Khilafah. Sehingga, pertanyaannya: Apakah Khilafah akan tegak secara nyata; dan apakah Imam Mahdi yang akan menegakkannya?<span id="more-216"></span></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Jawab: Sesungguhnya pernyataan bahwa Khilafah akan tegak adalah pernyataan yang benar, yang ditunjukkan oleh banyak sekali hadits dari Nabi SAW, dan hadits-hadits itu semuanya shahih atau hasan. Mengingat, hadits-hadits itu tidak ada yang mutawatir, maka masalah ini tidak boleh dijadikan sebagai sebuah keyakinan. Sehingga, pernyataan bahwa kaum Muslim meyakini bahwa Khilafah akan tegak adalah pernyataan yang tidak benar. Sebab, keyakinan itu harus dibangun berdasarkan ayat Al-Qur’an atau hadits mutawatir. Sementara berdirinya Khilafah terdapat dalam hadits-hadits shahih dan hasan, bukan hadits mutawatir. Sehingga, tidak boleh menjadikan berdirinya kembali Khilafah sebagai sebuah keyakinan. Namun, kami membenarkan akan berdirinya kembali Khilafah dengan pembenaran yang tidak pasti; kami katakan bahwa Khilafah akan tegak kembali dengan izin Allah. Berikut ini hadits-hadits terkait masalah tersebut:</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Pertama. Dari Sauban radhiyallahu ‘anhu berkata: Bersabda Rasulullah SAW:</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">إِنَّ اللهَ زَوَى لِي اْلأَرْضَ فَرَأَيْتُ مَشَارِقَهَا وَمَغَارِبَهَا وَإِنَّ أُمَّتِي سَيَبْلُغُ مُلْكُهَا مَا زُوِيَ لِي مِنْهَا</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">“Sesungguhnya Allah telah mengumpulkan (memperlihatkan) bumi kepadaku. Sehingga, aku melihat bumi mulai dari ujung Timur hingga ujung Barat. Dan umatku, kekuasaannya akan meliputi bumi yang telah dikumpulkan (diperlihatkan) kepadaku….” (HR. Muslim, Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi)</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Sabda beliau, “umatku, kekuasaannya akan meliputi bumi yang telah dikumpulkan (diperlihatkan) kepadaku” belum terrealisasikan hingga sekarang. Sebab, kaum Muslim belum pernah menguasai bumi mulai ujung Timur hingga ujung Barat hingga sekarang. Dan ini akan terjadi di masa yang akan datang. Sehingga ini menjadi isyarat akan berdirinya negara bagi kaum Muslim yang akan menaklukkan bumi mulai dari ujung Timur bumi hingga ujung Baratnya.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Kedua. Dari Ibnu Umar radhiyallahu ’anhu berkata: Aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">إِذَا تَبَايَعْتُمْ بِالْعِينَةِ وَأَخَذْتُمْ أَذْنَابَ الْبَقَرِ وَرَضِيتُمْ بِالزَّرْعِ وَتَرَكْتُمْ الْجِهَادَ سَلَّطَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ ذُلًّا لَا يَنْزِعُهُ حَتَّى تَرْجِعُوا إِلَى دِينِكُمْ</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">”Jika kalian telah berjual-beli dengan cara ’înah (penjualan secara kredit dengan tambahan harga); dan kalian telah mengambil ekor sapi, lalu kalian (lebih) suka bertani, hingga kalian meninggalkan jihad, maka (ketika itu) Allah menimpakan kepada kalian kehinaan, Allah tidak akan mecabutnya sampai kalian kembali ke agama kalian.” (HR. Abu Dawud)</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Sabda beliau, ”sampai kalian kembali ke agama kalian” artinya adalah sampai kalian kembali melaksanakan ajaran agama, dan menerapkannya untuk semua urusan kehidupan kalian. Dengan demikian, hadits ini merupakan bisyârah (kabar gembira) dari Rasulullah SAW bahwa kaum Muslim akan kembali lagi menerapkan agamanya secara kâffah, menyeluruh, setelah sebelumnya mereka meninggalkannya.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Ketiga. Dari Abu Qabil yang berkata: Kami berada di sisi Abdullah bin Amr bin Al-Ash radhiyallahu ’anhu. Lalu, ia ditanya tentang manakah di antara dua kota yang akan ditaklukkan pertama, Konstantinopel atau Roma. Kemudian ia mengambil kotak yang ada hiasannya, ia mengeluarkan surat dari katak tersebut, ia berkata: Abdullah Berkata, ”Pada saat kami sedang menulis di sisi Rasulullah SAW, tiba-tiba Rasulullah SAW ditanya, manakah di antara dua kota yang akan ditaklukkan pertama, Konstantinopel atau Roma. Rasulullah SAW bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">مَدِينَةُ هِرَقْلَ تُفْتَحُ أَوَّلاً يَعْنِي قُسْطَنْطِينِيَّةَ</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">”Kota Heraklius yang akan ditaklukkan pertama—yakni Konstantinopel.” (HR. Ahmad)</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Ketika Rasulullah SAW ditanya tentang penaklukkan dua kota, Konstantinopel dan Rumiyah—yaitu Roma ibu kota Italia—beliau tidak menafikan (membantah) penaklukkan Roma. Namun beliau hanya mengatakan bahwa Konstantinopel akan ditaklukkan pertama. Ini menunjukkan bahwa Roma akan ditaklukkan setelahnya. Sementara hingga saat ini, Roma belum ditaklukkan oleh kaum Muslim. Dengan demikian, hadits ini merupakan bisyârah (kabar gembira), bahwa kaum Muslim akan menaklukkan ibu kota Italia tersebut. Dan tidak terbayangkan bahwa kaum Muslim akan menaklukkannya sebelum kembalinya Khilafah yang menghidupkan kembali jihad di jalan Allah dan penaklukkan kota (melakukan futuhat).</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Keempat. Dari Nu’man bin Basyir, dari Hudzaifah radhiyallahu ’anhu berkata: Rasulullah SAW bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">تَكُونُ النُّبُوَّةُ فِيكُمْ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ تَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ خِلاَفَةٌ عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ فَتَكُونُ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ تَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ مُلْكًا عَاضًّا فَيَكُونُ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ مُلْكًا جَبْرِيَّةً فَتَكُونُ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ تَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ خِلاَفَةً عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ ثُمَّ سَكَتَ</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">“Akan ada fase kenabian di tengah-tengah kalian. Dengan kehendak Allah, ia akan tetap ada, kemudian Dia akan mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Kemudian akan ada fase Khilafah berdasarkan metode kenabian. Dengan kehendak Allah, ia akan tetap ada, kemudian Dia akan mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Kemudia akan ada fase penguasa yang zalim. Dengan kehendak Allah, ia akan tetap ada, kemudian Dia akan mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Lalu akan ada fase penguasa diktator. Dengan kehendak Allah, ia akan tetap ada, kemudian Dia akan mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Selanjutnya akan datang kembali Khilafah berdasarkan metode kenabian. Kemudian belia SAW diam.” (HR. Ahmad dan Ath-Thabarani)</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Hadits ini menjelaskan bahwa Khilafah akan tegak kembali setelah fase penguasa yang zalim (mulkan ’adhan), dan fase penguasa diktator (mulkan jabariyan). Dan Khilafah yang akan tegak itu adalah Khilafah ‘ala minhaji an-nubuwah, Khilafah yang sesuai dengan metode kenabian, yakni Khilafah yang menilai dirinya seperti Khilafah pada masa Khulafaur Rasyidin. Sehingga dengan izin Allah, Khilafah yang akan tegak adalah Khilafah Rasyidah. Inilah jawaban untuk pertanyaan masalah pertama. Sedangkan jawaban untuk pertanyaan masalah kedua adalah sebagai berikut:</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Sesungguhnya, sekalipun hadits-hadits an-nabawiyah asy-syarîfah menyebutkan bahwa Al-Mahdi akan menegakkan Khilafah, maka hal ini tidak menunjukkan bahwa kaum Muslim wajin menunggu Al-Mahdi sampai Al-Mahdi mendirikan Khilafah untuk mereka. Apa yang diwajibkan atas mereka tetap wajib, yaitu menegakkan Khilafah. Menegakkan Khilafah di samping wajib atas Al-Mahdi, wajib pula atas kaum Muslim selain dia. Sehingga, mereka yang masih kental dengan kehidupan beragama, seperti yang digambarkannya, tidak punya hujjah (alasan) yang dapat mereka jadikan dasar untuk berdiam diri, tidak beraktivitas untuk menegakkan Khilafah, hanya dengan mengajukan pernyataan bahwa Al-Mahdi yang akan menegakkan Khilafah, sebagaimana hal itu tampak dengan jelas. Oleh karena itu, mereka yang masih beragama, namun berdiam diri, tidak beraktivitas menegakkan Khilafah, maka mereka berdosa, akibat sikapnya yang berdiam diri, tidak berbuat apa-apa, dan Allah juga akan meminta pertanggungjawaban mereka atas sikap diamnya ini. Konsekwensinya, jika mereka mati sebelum tegaknya Khilafah, maka ia mati seperti matinya kaum jahiliyah (mati dalam keadaan berdosa). Sebab, ada riwayat dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ’anhu yang berkata: Aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">مَنْ خَلَعَ يَدًا مِنْ طَاعَةٍ لَقِيَ اللَّهَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَا حُجَّةَ لَهُ وَمَنْ مَاتَ وَلَيْسَ فِي عُنُقِهِ بَيْعَةٌ مَاتَ مِيتَةً جَاهِلِيَّةً</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">“Siapa saja yang melepaskan ketaatan, maka ia akan bertemu Allah pada hari kiamat tanpa memiliki hujjah. Dan siapa saja yang meninggal sedang di pundaknya tidak ada baiat, maka ia mati seperti mati jahiliyah (dalam keadaan berdosa).” (HR. Muslim).</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Sementara itu, orang yang selamat dari mati jahiliyah adalah orang-orang yang beraktivitas menegakkan Khilafah. Oleh karena itu, wahai orang-orang yang masih beragama waspadalah agar jangan sampai kalian mati jahiliyah, yang tentu kalian tidak menginginkannya. Ini yang pertama.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Kedua, sesungguhnya hadits-hadits an-nabawiyah asy-syarîfah tidak secara mutlak menyebutkan bahwa Al-Mahdi yang akan menegakkan Khilafah, karena banyak sekali hadits yang meriwayatkannya. Sedangkan, masing-masing hadits yang disebutkan semuanya menunjukkan bahwa Al-Mahdi adalah seorang Khalifah yang baik dan memerintah dengan adil. Misalnya sabda Rasulullah SAW:</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">الْمَهْدِيُّ مِنِّي أَجْلَى الْجَبْهَةِ أَقْنَى اْلأَنْفِ يَمَْلأُ اْلأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلاً كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا وَظُلْمًا يَمْلِكُ سَبْعَ سِنِينَ</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">“Al-Mahdi itu dari keturunanku, wajahnya tampan, dan hidungnya mancung. Ia akan memenuhi bumi dengan kebaikan dan keadilan. Dimana sebelumnya, bumi dipenuhi dengan kekejaman dan ketidak adilan. Dan ia berkuasa selama tujuh tahun.” (HR. Abu Dawud)</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Sehingga, dalam hal ini, nama nash yang mereka jadikan dalil bahwa Al-Mahdi yang akan menegakkan Khilafah? Justru kami memiliki nash yang menolak pemahaman bahwa Al-Mahdi yang akan menegakkan Khilafah. Dan nash ini menjelaskan bahwa Al-Mahdi akan menjadi Khalifah setelah meninggalnya Khalifah sebelumnya. Sehingga, ini menegaskan bahwa Khilafah akan tegak sebelum Al-Mahdi menjadi Khalifah. Al-Mahdi adalah Khalifah yang menggantikan Khalifah sebelumnya dalam daulah Khilafah Rasyidah yang—tidak lama lagi—akan datang (berdiri) dengan izin Allah. Sekali lagi, ini menegaskan bahwa Al-Mahdi bukan orang yang menegakkan Khilafah. Dengan begitu, gugurlah hujjah (alasan) mereka untuk berdiam diri, tidak beraktivitas, dan hanya menunggu Al-Mahdi, yang menurut klaim mereka bahwa Al-Mahdi inilah yang akan menegakkan Khilafah untuk mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Diriwayatkan bahwa Ummu Salamah radhiyallahu ’anha berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">يَكُونُ اخْتِلافٌ عِنْدَ مَوْتِ خَلِيْفَةٍ فَيَخْرُجُ رَجُلٌ مِنْ بَنِي هَاشِمٍ فَيٌّاتِي مَكَّةَ، فَيَسْتَخْرِجُهُ النَّاسُ مِنْ بَيْتِهِ بَيْنَ الرُّكْنِ وَالمَقَامِ، فَيُجَهَّزُ إليهِ جَيْش مِنَ الشَّامِ حَتَّى إذَا كَانُوا بالبَيْدَاءِ خُسِفَ بِهِمْ، فَيَأتِيْهِ عَصَائِبُ العِرَاقِ وأبْدَالُ الشَّامِ: ويَنْشئا رَجُلٌ بالشَّامِ أَخْوالُهُ مِنْ كَلْبٍ، فَيُجَهَّزُ إليهِ جَيْش، فَيَهْزِمُهُمُ الله، فَتَكُونُ الدَّائِرَةُ عَلَيْهِمْ، فَذَلِكَ يَوْمُ كَلْبٍ، الخَائِبُ مَنْ خَابَ مِنْ غَنِيْمَةِ كَلْبٍ، فَيَسْتَفْتِحُ الكُنُوزَ، وَيَقْسِمُ أَلامْوَالَ وَيُلْقِي إلاسْلاَمُ بِجَرَانِهِ ِإلى أَلارْضِ، فَيَعِيْشُونَ بِذَلِكَ سَبْعَ سِنينَ أو قال: تِسْعَ.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">“Terjadi perselisihan ketika meninggalnya seorang Khalifah. Kemudian, seorang dari Bani Hasyim (Al-Mahdi) keluar pergi ke Makkah. Masyarakat membawanya (Al-Mahdi) keluar rumah menuju antara ar-rukn (hajar aswad) dan al-maqâm (maqam Ibrahim ‘alaihissalam). Sementara, dari Syam telah disiapkan pasukan untuk menyerangnya, namun ketika mereka berada di al-Baida’ (sebuah tempat antara Makkah dan Madinah), mereka semua ditenggelamkan (oleh Allah). (Melihat karamahnya itu), beberapa kelompok dari Irak, dan para wali (Abdal) dari Syam mendatanginya (untuk berbaiat). Seseorang di Syam yang ibunya dari Bani Kalb, menyiapkan pasukan untuk menyerangnya, kemudian Allah-pun mengalahkan mereka, sehingga bencana pun menimpa mereka, maka hari itu merupakan hari kekalahan bagi Bani Kalb. Bahkan, orang yang menyesal adalah orang yang tidak berhasil mendapatkan ghanimah (harta rampasan perang) Bani Kalb. Kemudian, ia (Al-Mahdi) membuka berbagai harta simpanan, membagi-bagi harta, menyampaikan (mendakwahkan) Islam ke wilayah-wilayah sekitarnya. Masyarakat hidup bersama (Al-Mahdi) itu selama tujuh tahun, atau sembilan tahun.” (HR. Ath-Thabarani dalam Al-Ausath, Al-Haitsami menyebutnya dalam Majma’uz Zawâij, ia berkata “semuanya rawinya adalah para rawi yang shahih).</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Hadits ini disepakati oleh para rawi hadits dan pensyarahnya bahwa Khalifah yang dimaksud dalam hadits ini adalah Al-Mahdi (Imam Mahdi). Hadits ini merupakan nash yang sharîh (gamblang) bahwa Khalifah (Imam Mahdi) ini datang menggantikan Khalifah sebelumnya, “Terjadi perselisihan ketika meninggalnya seorang Khalifah. Kemudian, seorang dari….” Dengan demikian, Imam Mahdi bukan orang yang akan menegakkan Khilafah, dan ia juga bukan Khalifah pertama dalam negara Khilafah Rasyidah—yang tidak lama lagi—akan tegak dengan izin Allah. Sehingga yang tersisa di depan setiap orang Muslim adalah kekhawatiran dan ketakutan dari mati jahiliyah, mati dalam keadaan berdosa. Oleh karena itu, tidak ada jalan lain, selain bangkit dengan penuh semangat beraktivitas untuk menegakkan kembali Khilafah, dan mengangkat seorang Khalifah. Wallahu a’lam bish-shawab.(www. http://www.al-aqsa.org)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasomika.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasomika.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasomika.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasomika.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pasomika.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pasomika.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pasomika.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pasomika.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasomika.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasomika.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasomika.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasomika.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasomika.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasomika.wordpress.com/216/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasomika.wordpress.com&amp;blog=1155214&amp;post=216&amp;subd=pasomika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/haram-berdiam-diri-dari-menegakkan-khilafah-dengan-alasan-menunggu-imam-mahdi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be8f2db904d1a142945f09d5d379984d?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Campin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kholifah Harun ar-Rasyid , Rela Diperintah Ulama</title>
		<link>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/kholifah-harun-ar-rasyid-rela-diperintah-ulama/</link>
		<comments>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/kholifah-harun-ar-rasyid-rela-diperintah-ulama/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 May 2011 08:09:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fauzan Azima</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[Reliji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pasomika.wordpress.com/?p=213</guid>
		<description><![CDATA[Dia pun rela diperintah oleh ulama meskipun saat itu dia adalah kepala negara yang disegani. Tidak ada yang menyangkal keberanian Harun ar-Rasyid. Sikapnya yang begitu berani kepada Nakfur hingga kini menghiasi sejarah umat Islam. Tetapi, di balik sikapnya yang terkenal sangat pemberani, dia pun luluh di hadapan ulama. Bahkan, dia datang bersama kedua anaknya ke [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasomika.wordpress.com&amp;blog=1155214&amp;post=213&amp;subd=pasomika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><em>Dia pun rela diperintah oleh ulama meskipun saat itu dia adalah kepala negara yang disegani.</em></p>
<p style="text-align:justify;">Tidak ada yang menyangkal keberanian Harun ar-Rasyid. Sikapnya yang begitu berani kepada Nakfur hingga kini menghiasi sejarah umat Islam. Tetapi, di balik sikapnya yang terkenal sangat pemberani, dia pun luluh di hadapan ulama. Bahkan, dia datang bersama kedua anaknya ke Madinah, sengaja untuk mendengarkan Imam Malik mengajarkan kitabnya, <em>al-Muwattha’</em>.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika sampai di Madinah, al-Barmaki, salah seorang pembantu (<em>wazir</em>)-nya, menghadap Imam Malik dan berkata kepada dia, “Bawakanlah kitab yang Anda karang kepadaku, hingga aku bisa membacakannya dari Anda kepada baginda.”<span id="more-213"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Imam Malik pun menjawab, “Sampaikanlah salamku, dan katakanlah kepadanya, ‘Ilmu itu harus dikunjungi bukan mengunjungi. Ilmu itu harus didatangi, bukan mendatangi’.”</p>
<p style="text-align:justify;">Al-Barmaki pun kembali menghadap sang Khalifah seraya berkata, “Wahai Amir al-Mukminin, telah sampai kepada penduduk Irak, bahwa Baginda telah menghadap kepada Imam Malik, dan dia meninggalkan Baginda. Bulatkanlah tekad Baginda terhadap dia, hingga dia datang menghadap Baginda.”<em> </em></p>
<p style="text-align:justify;">Datanglah seseorang menasehati sang Khalifah seraya berkata, “Wahai Amir al-Mukminin, Allah telah menjadikan Baginda dalam posisi seperti ini karena ilmu Baginda. Janganlah Baginda menjadi orang yang pertama kali menghinakan ilmu, sehingga Baginda pun akan dihinakan oleh Allah. Saya melihat ada orang yang kedudukan dan rumahnya tidak seperti Baginda, tetapi dia memuliakan dan meninggikan ilmu ini. Mestinya Baginda lebih wajib memuliakan dan meninggikan ilmu saudara sepupu Baginda.<em>” </em>Harun pun menangis (as-Suyuthi, <em>ad-Durr al-Mantsur</em>, juz II/692).</p>
<p style="text-align:justify;">Khalifah agung itu pun akhirnya datang di majelis Imam Malik untuk mendengarkan pembacaan kitabnya, <em>al-Muwattha’</em>. Malang benar sang Khalifah, ketika mendengarkan sang Imam membacakan kitabnya, dia pun duduk sambil bersandar, maka Imam Malik pun menegurnya dan melarangnya bersandar. Karena sikap seperti itu di majelis ilmu dianggap tidak beradab (<em>Ruh al-Bayan</em>, juz IX/529). Sang khalifah pun taat dan patuh kepada ulama agung itu, meski dia adalah khalifah yang sangat disegani.</p>
<p style="text-align:justify;">Suatu ketika, sang Khalifah pun mengutarakan niatnya untuk menghancurkan bangunan Ka’bah yang dibangun al-Hujjaj bin Yusuf, salah seorang wali di zaman Khilafah Ummayyah, dan mengembalikannya kepada bangunan yang dibuat oleh Abdullah bin Zubair. Imam agung itu pun menasehati sang khalifah, “Hanya kepada Allah saya sampaikan urusan Anda. Wahai Amirul Mukminin, janganlah Anda menjadikan Baitullah ini sebagai mainan para raja! Tak seorang pun dari mereka, kecuali ingin menghancurkan bangunan Baitullah, sehingga hilanglah wibawa (penghormatan terhadap Baitullah) dari benak manusia.”<em> </em>(<em>Ruh al-Bayan</em>, juz I/229). Khalifah yang mulia itu pun mengikuti nasihat sang Imam.</p>
<p style="text-align:justify;">Harun ar-Rasyid pun dikenal dengan penghormatannya yang luar biasa kepada ilmu dan ulama.  Dia selalu memberikan hadiah kepada ulama yang mengingatkannya. Dia pernah memberikan kepada Ibn ar-Rabi’ 1.000 Dinar (Rp. 1,356 juta), “Ini 1000 Dinar. Ambillah, dan belanjakanlah kepada keluarga Tuan. Gunakanlah untuk menguatkan ibadah Tuan.” Ibn ar-Rabi’ berkata, “Subhanallah, saya tunjukkan Baginda kepada jalan keselamatan, dan Baginda membalas saya dengan pemberian seperti ini?” Khalifah agung itu pun memuji Ibn ar-Rabi’ sebagai sayyid al-Muslimin (penghulu kaum Muslim) pada zamannya, karena jasanya menunjukkan dia kepada kebenaran. Benarlah ungkapan ulama’ yang menyatakan, “Jika ulama’ zuhud dalam urusan dunia, maka para diktator pun tunduk kepadanya.” (al-Badri, <em>al-‘Ulama’ Baina al-Hukkam, </em>h. 88) [KH Hafid Abdurrahman]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasomika.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasomika.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasomika.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasomika.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pasomika.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pasomika.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pasomika.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pasomika.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasomika.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasomika.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasomika.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasomika.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasomika.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasomika.wordpress.com/213/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasomika.wordpress.com&amp;blog=1155214&amp;post=213&amp;subd=pasomika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/kholifah-harun-ar-rasyid-rela-diperintah-ulama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be8f2db904d1a142945f09d5d379984d?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Campin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Serafeddin Sabuncuoglu Ahli Anestesi Masa Turki Usmani</title>
		<link>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/serafeddin-sabuncuoglu-ahli-anestesi-masa-turki-usmani/</link>
		<comments>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/serafeddin-sabuncuoglu-ahli-anestesi-masa-turki-usmani/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 May 2011 08:07:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fauzan Azima</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[Reliji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pasomika.wordpress.com/?p=211</guid>
		<description><![CDATA[Pemikiran Serafeddin berpengaruh besar bagi kemajuan kedokteran dunia. Suasana keilmuan di Amasya memberi pengaruh tersendiri bagi Serafeddin Sabuncuoglu. Daerah yang berada Anatolia Tengah memang dikenal sebagai pusat ilmu, perdagangan, dan seni. Lingkungan yang sarat tradisi keilmuan seakan membawanya larut di dalamnya. Ia merambah ke dalam luasnya ilmu kedokteran. Kemampuannya kian terasah saat ia bergabung dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasomika.wordpress.com&amp;blog=1155214&amp;post=211&amp;subd=pasomika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><em><strong>Pemikiran Serafeddin berpengaruh besar bagi kemajuan kedokteran dunia.</strong></em></p>
<p style="text-align:justify;">Suasana keilmuan di Amasya memberi pengaruh tersendiri bagi Serafeddin Sabuncuoglu. Daerah yang berada Anatolia Tengah memang dikenal sebagai pusat ilmu, perdagangan, dan seni. Lingkungan yang sarat tradisi keilmuan seakan membawanya larut di dalamnya. Ia merambah ke dalam luasnya ilmu kedokteran.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemampuannya kian terasah saat ia bergabung dengan rumah sakit di Amasya yang dibangun pada 1308 Masehi oleh Pemerintah Turki Usmani. Selama 14 tahun berpraktik di sana, Serafeddin telah melakukan sejumlah operasi pada tubuh manusia. Lalu, merintis teknik sterilisasi, analgesi atau menahan rasa sakit, dan anastesi atau pembiusan.<span id="more-211"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Teknik-teknik itu sangat penting dalam proses pembedahan. Ketiga teknik yang ia kembangkan berbasis pada pemanfaatan kandungan khasiat tanaman obat. Adalah akar tanaman mandrake serta minyak <em>almond</em> yang menurut eksperimen medisnya ternyata bisa digunakan untuk melakukan anelgesi ataupun anestesi.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada tanaman mandrake, terdapat sejumlah zat yang bisa digunakan sebagai obat penenang dan pembiusan. Ibrahim Basagaoglu, pakar medis dari Departemen Sejarah Kedokteran dan Ilmu Anestesi, Universitas Istanbul, pada artikel “Anesthesia Techniques in the Fifteenth Century”, menyampaikan kekagumannya pada Serafeddin.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut dia, di samping menemukan kombinasi tanaman obat yang tepat, Serafeddin juga berhasil merintis teknik dan prosedur anestesi modern. Serafeddin menuliskannya dalam kitab kedokteran yang membuatnya terkenal, yaitu <em>Cerrahiye-i Ilhaniye</em>. Kitab ini ditulis saat ia berusia 80 tahun.</p>
<p style="text-align:justify;">Serafeddin memaparkan, beberapa pasien bisa tahan ketika dilakukan katerisasi, sebagian lainnya tidak. Maka itu, obat bius atau <em>murkid</em> perlu disiapkan. Ia pun memberikan langkah-langkah pembuatan ramuan anestesi tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Akar tanaman mandrake<em> (luffah)</em> diambil sebagian, lalu dicampurkan ke dalam minyak <em>almond</em>. Biarkan selama satu malam. Setelah itu, berikan satu sendok larutan kepada pasien setelah makan. Beberapa menit kemudian, sang pasien sudah tertidur.</p>
<p style="text-align:justify;">Ia juga mengingatkan, pemberian obat bius itu harus memperhatikan dosis secara akurat. Bagi orang dewasa, takarannya satu sendok makan. Untuk pasien anak-anak, cukup separuhnya. Ia meminta para dokter dan ahli bedah tidak menambah atau mengurangi dosis agar menghindari malapraktik. Prosedur anestesi dan pembuatan obat anestesi merupakan sumbangsih berharga Serafeddin di dunia kedokteran.</p>
<p style="text-align:justify;">Ia menyempurnakan teknik serupa yang sudah berlangsung sejak dahulu kala. Sejarah menyebutkan, anestesi telah dipakai dalam lingkup pengobatan pada zaman peradaban Mesir, Mesopotamia, Assyria, Yunani, hingga Romawi kuno. Masyarakat kuno menggunakan tanaman opium, selain mandrake, untuk keperluan ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Kandungan zat pada tanaman opium juga efektif dalam proses anestesi dan pengurang rasa sakit. Era kejayaan Islam meneruskan tradisi ini dengan memanfaatkan khasiat tanaman tersebut secara luas dalam praktik medis. Al Razi (845-930) adalah dokter dan ahli bedah Muslim kenamaan yang memakai tanaman itu dalam operasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Demikian pula dengan Abu Qasim al Ammar (936-1013). Ia kerap mengandalkan tanaman opium dan mandrake pra dan pascaoperasi pembedahan. Ia bahkan menuangkan teknik yang digunakannya dalam buku bertajuk <em>al-Tashrif</em>. Pada buku <em>Canon of Medicine</em>, Ibnu Sina mengatakan bahwa opium dan mandrake sebagai tanaman obat paling efektif. Khususnya dalam anestesi dan analgesi.</p>
<p style="text-align:justify;">Empat abad berikutnya, Serafeddin memperkuat teori dan praktik pemanfaatan tanaman obat, semisal opium dan mandrake, pada proses anestesi ataupun pengobatan sakit kepala dan luka terbuka. Seperti dokter dan ahli bedah Muslim lainnya, ia juga menggunakan teknik anestesi dengan cara hirup.</p>
<p style="text-align:justify;">Bahan spons dicelupkan pada larutan dari campuran tanaman mandrake, opium, dengan minyak almond. Kemudian, ditutupkan ke hidung pasien. Tak berapa lama, pasien itu tertidur dan dapat dioperasi. Tak hanya mahir di bidang anestesi, bedah menjadi keahlian lainnya yang ia kuasai dengan baik.</p>
<p style="text-align:justify;">Kontribusi paling penting adalah penyebaran pengetahuan bedah anak. Ia mengkaji secara mendalam sejumlah aspek mengenai bidang ini. Salah satu bagian dari buku <em>Cerrahiye-i Ilhaniye</em> membahas teknik bedah anak. Lewat buku itu, bidang bedah anak memperoleh pijakan kuat pada lingkup kedokteran.</p>
<p style="text-align:justify;">Penjelasan sistematis dan berbagai modifikasi medis dalam buku tadi membuatnya dijadikan salah satu referensi utama buku-buku terkait operasi bedah, selain buku karya al-Zahrawi. Serafeddin mengembangkan teknik bedah anak yang mencakup praktik operasi bedah bayi, balita, dan anak-anak.</p>
<p style="text-align:justify;">Secara umum, beberapa terobosan baru mampu dihasilkan, misalnya menyangkut proses bedah, teknik bedah, instrumen bedah, dan penanganan setelah operasi. Prosedur yang dilakukan merupakan kombinasi dari metode bedah anak yang sudah dipraktikkan di dunia kedokteran Yunani, Arab, Persia, dan Romawi.</p>
<p style="text-align:justify;">Ragam  inovasi pada prosedur anestesi, analgesi, ataupun operasi bedah dari Serafeddin berpengaruh besar bagi kemajuan ilmu kedokteran di seluruh dunia. ed: ferry kisihandi</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><br />
Menawarkan Inovasi</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Praktisi kedokteran modern terus mempelajari risalah yang ditulis Serafeddin Sabuncuoglu, yaitu <em>Cerrahiye-i Ilhaniye</em>. Buku ini berisi penjelasan lengkap mengenai ilmu bedah. Kitab itu diakui sebagai salah satu ensiklopedi bedah terlengkap dari era Turki Usmani.</p>
<p style="text-align:justify;">Buku tersebut disusun Serafeddin saat telah berusia 80 tahun. Akan tetapi, usia lanjut tidak menyurutkan semangatnya dalam berkarya dan memberikan sumbangan intelektual berharga. Menurut Ibrahim Basagaoglu, pakar medis dari Universitas Istanbul, karya Serafeddin itu merupakan buku bedah pertama yang dilengkapi gambar ilustrasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Secara keseluruhan, buku itu terdiri dari tiga bab, 191 pokok bahasan, dan 412 halaman. Di seluruh dunia, terdapat tiga salinan buku ini. Salinan pertama saat ini masih disimpan di Perpustakaan Fatih Millet, Istanbul, Turki. Salinan kedua berada di Departemen Sejarah Kedokteran di Universitas Istanbul. Dan, Salinan terakhir dapat ditemukan di Perpustakaan Biblioteaque, Paris, Prancis.</p>
<p style="text-align:justify;">Sejarawan medis dari Departemen Ilmu Bedah Anak Universitas Istanbul, Nil Sari, menyampaikan pujian terhadap karya Serafeddin. Ia mengatakan, selain ilustrasi prosedur operasi bedah, risalah itu berperan penting dalam pengembangan teknik bedah.</p>
<p style="text-align:justify;">Serafeddin mampu mengombinasikan prosedur bedah dari peradaban Yunani, Arab, dan Turk, dengan berbagai inovasi yang diciptakannya sendiri. Hasilnya adalah sebuah praktik ilmu bedah dengan teknik cemerlang hingga berpengaruh luas di belahan benua Eropa.</p>
<p style="text-align:justify;">Disebutkan Nil Sari, walau telah banyak literatur kedokteran yang membahas teknik bedah, akan tetapi bidang ini belum sepenuhnya digali secara sistematis. Keistimewaan karya Serafeddin adalah penjelasannya yang lengkap mengenai teori dan praktik bedah anak.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada pertemuan asosiasi bedah anak di Yunani pada 1983,  Nil Sari mengungkapkan bahwa hanya Serafeddin yang secara konsisten menerjemahkan <em>Buku Petunjuk tentang Pembedahan</em> yang disusun al-Zahrawi. Ia kemudian memodifikasi teknik, instrumen, dan prosedur bedah dari ilmuwan legendaris tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Cerrahiye-i Ilhaniye,</em> ujar Nil Sari, membahas empat bidang penting, yaitu teknik kateterisasi; bedah umum, termasuk pediatri dan bedah plastik; ortopedi; serta persiapan operasi. Di dalamnya mengkaji tentang berbagai penanganan bedah, antara lain penyembuhan <em>hydrocephalus,</em> pengobatan jari, pengobatan anus, dan sunat anak.</p>
<p style="text-align:justify;">Di sisi lain, Serafeddin memandang penting bidang farmasi, terutama keberadaan fasilitas apotek. Hendaknya, apotek tersedia di banyak tempat sehingga memudahkan masyarakat memperoleh obat-obatan. Karya medisnya yang lain adalah buku berjudul <em>Mucerrebname</em> (Dalam Perjuangan).</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber: Republika (26/10/2010)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasomika.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasomika.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasomika.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasomika.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pasomika.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pasomika.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pasomika.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pasomika.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasomika.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasomika.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasomika.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasomika.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasomika.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasomika.wordpress.com/211/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasomika.wordpress.com&amp;blog=1155214&amp;post=211&amp;subd=pasomika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/serafeddin-sabuncuoglu-ahli-anestesi-masa-turki-usmani/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be8f2db904d1a142945f09d5d379984d?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Campin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa Itu Khilafah?</title>
		<link>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/apa-itu-khilafah/</link>
		<comments>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/apa-itu-khilafah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 May 2011 08:03:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fauzan Azima</dc:creator>
				<category><![CDATA[Reliji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pasomika.wordpress.com/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[Khilafah adalah kepemimpinan umum bagi seluruh kaum Muslim di dunia. Khilafah bertanggung jawab menerapkan hukum Islam, dan menyampaikan risalah Islam ke seluruh muka bumi. Khilafah terkadang juga disebut Imamah; dua kata ini mengandung pengertian yang sama dan banyak digunakan dalam hadits-hadits shahih. Sistem pemerintahan Khilafah tidak sama dengan sistem manapun yang sekarang ada di Dunia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasomika.wordpress.com&amp;blog=1155214&amp;post=208&amp;subd=pasomika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ul style="text-align:justify;">
<li><strong>Khilafah adalah kepemimpinan umum</strong> bagi seluruh kaum Muslim di dunia. Khilafah bertanggung jawab menerapkan hukum Islam, dan menyampaikan risalah Islam ke seluruh muka bumi. Khilafah terkadang juga disebut Imamah; dua kata ini mengandung pengertian yang sama dan banyak digunakan dalam hadits-hadits <em>shahih</em>.</li>
<li><strong>Sistem pemerintahan Khilafah tidak sama dengan sistem manapun yang sekarang ada di Dunia Islam</strong>. Meskipun banyak pengamat dan sejarawan berupaya menginterpretasikan Khilafah menurut kerangka politik yang ada sekarang, tetap saja hal itu tidak berhasil, karena memang Khilafah adalah sistem politik yang khas.</li>
<li><strong>Khalifah adalah kepala negara dalam sistem Khilafah</strong>. Dia bukanlah raja atau diktator, melainkan seorang pemimpin terpilih yang mendapat otoritas kepemimpinan dari kaum Muslim, yang secara ikhlas memberikannya berdasarkan kontrak politik yang khas, yaitu <em>bai’at</em>. Tanpa <em>bai’at</em>, seseorang tidak bisa menjadi kepala negara. Ini sangat berbeda dengan konsep raja atau dictator, yang menerapkan kekuasaan dengan cara paksa dan kekerasan. Contohnya bisa dilihat pada para raja dan diktator di Dunia Islam saat ini, yang menahan dan menyiksa kaum Muslim, serta menjarah kekayaan dan sumber daya milik umat.<span id="more-208"></span></li>
<li><strong>Kontrak <em>bai’at </em>mengharuskan Khalifah untuk bertindak adil dan memerintah rakyatnya berdasarkan syariat Islam</strong>. Dia tidak memiliki kedaulatan dan tidak dapat melegislasi hukum dari pendapatnya sendiri yang sesuai dengan kepentingan pribadi dan keluarganya. Setiap undang-undang yang hendak dia tetapkan haruslah berasal dari sumber hukum Islam, yang digali dengan metodologi yang terperinci, yaitu ijtihad. Apabila Khalifah menetapkan aturan yang bertentangan dengan sumber hukum Islam, atau melakukan tindakan opresif terhadap rakyatnya, maka pengadilan tertinggi dan paling berkuasa dalam sistem Negara Khilafah, yaitu Mahkamah Mazhalim dapat memberikan <em>impeachment</em> kepada Khalifah dan menggantinya.</li>
<li><strong>Sebagian kalangan menyamakan Khalifah dengan Paus, seolah-olah Khalifah adalah Pemimpin Spiritual kaum Muslim yang sempurna dan ditunjuk oleh Tuhan. Ini tidak tepat, karena Khalifah bukanlah pendeta</strong>. Jabatan yang diembannya merupakan jabatan eksekutif dalam pemerintahan Islam. Dia tidak sempurna dan tetap berpotensi melakukan kesalahan. Itu sebabnya dalam sistem Islam banyak sarana <em>check and balance</em> untuk memastikan agar Khalifah dan jajaran pemerintahannya tetap akuntabel.</li>
<li><strong>Khalifah tidak ditunjuk oleh Allah, tetapi dipilih oleh kaum Muslim, dan memperoleh kekuasaannya melalui akad <em>bai’at</em>.</strong> Sistem Khilafah bukanlah sistem teokrasi. Konstitusinya tidak terbatas pada masalah religi dan moral sehingga mengabaikan masalah-masalah sosial, ekonomi, kebijakan luar negeri dan peradilan. Kemajuan ekonomi, penghapusan kemiskinan, dan peningkatan standar hidup masyarakat adalah tujuan-tujuan yang hendak direalisasikan oleh Khilafah. Ini sangat berbeda dengan sistem teokrasi kuno di zaman pertengahan Eropa dimana kaum miskin dipaksa bekerja dan hidup dalam kondisi memprihatinkan dengan imbalan berupa janji-janji surgawi. Secara histories, Khilafah terbukti sebagai negara yang kaya raya, sejahtera, dengan perekonomian yang makmur, standar hidup yang tinggi, dan menjadi pemimpin dunia dalam bidang industri serta riset ilmiah selama berabad-abad.</li>
<li><strong>Khilafah bukanlah kerajaan yang mementingkan satu wilayah dengan mengorbankan wilayah lain</strong>. Nasionalisme dan rasisme tidak memiliki tempat dalam Islam, dan hal itu diharamkan. Seorang Khalifah bisa berasal dari kalangan mana saja, ras apapun, warna kulit apapun, dan dari mazhab manapun, yang penting dia adalah Muslim. Khilafah memang memiliki karakter ekspansionis, tapi Khilafah tidak melakukan penaklukkan wilayah baru untuk tujuan menjarah kekayaan dan sumber daya alam wilayah lain. Khilafah memperluas kekuasaannya sebagai bagian dari kebijakan luar negerinya, yaitu menyebarkan risalah Islam.</li>
<li><strong>Khilafah sama sekali berbeda dengan sistem Republik</strong> yang kini secara luas dipraktekkan di Dunia Islam. Sistem Republik didasarkan pada demokrasi, dimana kedaulatan berada pada tangan rakyat. Ini berarti, rakyat memiliki hak untuk membuat hukum dan konstitusi. Di dalam Islam, kedaulatan berada di tangan syariat. Tidak ada satu orang pun dalam sistem Khilafah, bahkan termasuk Khalifahnya sendiri, yang boleh melegislasi hukum yang bersumber dari pikirannya sendiri.</li>
<li><strong>Khilafah bukanlah negara totaliter</strong>. Khilafah tidak boleh memata-matai rakyatnya sendiri, baik itu yang Muslim maupun yang non Muslim. Setiap orang dalam Negara Khilafah berhak menyampaikan ketidaksetujuannya terhadap kebijakan-kebijakan negara tanpa harus merasa takut akan ditahan atau dipenjara. Penahanan dan penyiksaan tanpa melalui proses peradilan adalah hal yang terlarang.</li>
<li><strong>Khilafah tidak boleh menindas kaum minoritas</strong>. Orang-orang non Muslim dilindungi oleh negara dan tidak dipaksa meninggalkan keyakinannya untuk kemudian memeluk agama Islam. Rumah, nyawa, dan harta mereka, tetap mendapat perlindungan dari negara dan tidak seorangpun boleh melanggar aturan ini. Imam Qarafi, seorang ulama salaf merangkum tanggung jawab Khalifah terhadap kaum <em>dzimmi</em>: <em>“Adalah kewajiban seluruh kaum Muslim terhadap orang-orang dzimmi untuk melindungi mereka yang lemah, memenuhi kebutuhan mereka yang miskin, memberi makan yang lapar, memberikan pakaian, menegur mereka dengan santun, dan bahkan menoleransi kesalahan mereka bahkan jika itu berasal dari tetangganya, walaupun tangan kaum Muslim sebetulnya berada di atas (karena faktanya itu adalah Negara Islam). Kaum Muslim juga harus menasehati mereka dalam urusannya dan melindungi mereka dari ancaman siapa saja yang berupaya menyakiti mereka atau keluarganya, mencuri harta kekayaannya, atau melanggar hak-haknya.”</em></li>
<li><strong>Dalam sistem Khilafah, wanita tidak berada pada posisi inferior atau menjadi warga kelas dua</strong>. Islam memberikan hak bagi wanita untuk memiliki kekayaan, hak pernikahan dan perceraian, sekaligus memegang jabatan di masyarakat. Islam menetapkan aturan berpakaian yang khas bagi wanita – yaitu <em>khimar </em>dan <em>jilbab</em>,<em> </em>dalam rangka membentuk masyarakat yang produktif serta bebas dari pola hubungan yang negatif dan merusak, seperti yang terjadi di Barat.</li>
<li><strong>Menegakkan Khilafah dan menunjuk seorang Khalifah adalah kewajiban bagi setiap Muslim di seluruh dunia, lelaki dan perempuan</strong>. Melaksanakan kewajiban ini sama saja seperti menjalankan kewajiban lain yang telah Allah Swt perintahkan kepada kita, tanpa boleh merasa puas kepada diri sendiri. Khilafah adalah persoalan vital bagi kaum Muslim.</li>
<li><strong>Khilafah yang akan datang akan melahirkan era baru yang penuh kedamaian, stabilitas dan kemakmuran bagi Dunia Islam,</strong> mengakhiri tahun-tahun penindasan oleh para tiran paling kejam yang pernah ada dalam sejarah. Masa-masa kolonialisme dan eksploitasi Dunia Islam pada akhirnya akan berakhir, dan Khilafah akan menggunakan seluruh sumber daya untuk melindungi kepentingan Islam dan kaum Muslim, sekaligus menjadi alternatif pilihan rakyat terhadap sistem Kapitalisme. http://hizbut-tahrir.or.id/2010/11/18/apa-itu-khilafah/</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasomika.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasomika.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasomika.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasomika.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pasomika.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pasomika.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pasomika.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pasomika.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasomika.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasomika.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasomika.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasomika.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasomika.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasomika.wordpress.com/208/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasomika.wordpress.com&amp;blog=1155214&amp;post=208&amp;subd=pasomika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/apa-itu-khilafah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be8f2db904d1a142945f09d5d379984d?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Campin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kehormatan Muslimah di Mata Kholifah Al-Mu’tashim</title>
		<link>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/kehormatan-muslimah-di-mata-kholifah-al-mu%e2%80%99tashim/</link>
		<comments>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/kehormatan-muslimah-di-mata-kholifah-al-mu%e2%80%99tashim/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 May 2011 08:01:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fauzan Azima</dc:creator>
				<category><![CDATA[Reliji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pasomika.wordpress.com/?p=206</guid>
		<description><![CDATA[Ada qadhiyyah mashiriyyah lain dalam sejarah kekehilafahan al-Mu’tashim, yang hingga kini masih dikenang oleh umat Islam. Kisah penaklukan kota Amuriyyah, yang nota benemerupakan kota terpenting bagi imperium Romawi, selain Konstantinople.       Al-Qalqasyandi, dalam kitabnya, Ma’atsiru al-Inafah, menjelaskan salah satu sebab penaklukan kota itu pada tanggal 17 Ramadhan 223 H. Diceritakan, bahwa penguasa ‘Amuriyah, salah seorang Raja [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasomika.wordpress.com&amp;blog=1155214&amp;post=206&amp;subd=pasomika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Ada <em>qadhiyyah mashiriyyah</em> lain dalam sejarah kekehilafahan al-Mu’tashim, yang hingga kini masih dikenang oleh umat Islam. Kisah penaklukan kota Amuriyyah, yang <em>nota bene</em>merupakan kota terpenting bagi imperium Romawi, selain Konstantinople.</p>
<p style="text-align:justify;">      Al-Qalqasyandi, dalam kitabnya, <em>Ma’atsiru al-Inafah</em>, menjelaskan salah satu sebab penaklukan kota itu pada tanggal 17 Ramadhan 223 H. Diceritakan, bahwa penguasa ‘Amuriyah, salah seorang Raja Romawi, telah menawan wanita mulia keturunan Fathiman -<em>Radhiya-Llahu ‘anha</em>. Wanita itu disiksa, lalu berteriak, <em>“Wahai Mu’tashim!”</em> Raja Romawi pun berkata kepadanya, <em>“Tidak akan ada yang membebaskanmu, kecuali menaiki bebarapa Balaq (kuda yang mempunyai warna hitam-putih).”</em> Jeritan itu pun sampai kepada Khalifah al-Mu’tashim, lalu dia mengomando pasukannya untuk mengendarai kuda <em>Balaq</em>. Dia pun keluar, memimpin di depan pasukannya, dengan 4.000 <em>Balaq</em>, tiba di ‘Amuriyah dan menaklukkannya. Dia membebaskan wanita mulia tersebut, dan berkata, <em>“Jadilah saksi untukku di depan kakekmu (Nabi Muhammad SAW), bahwa aku telah datang untuk membebaskanmu. Dengan memimpin pasukanku, yang terdiri dari 4.000 Balaq.”</em>  <span id="more-206"></span></p>
<p style="text-align:justify;">      Dalam penuturan Ibn Khalikan, dalam <em>Wafyatu al-A’yan wa Anba’ Abna’ az-Zaman,</em> dan Ibn al-Atsir, dalam <em>al-Kamil fi at-Tarikh, </em>dinyatakan,<em> </em>“Ketika berita tersebut sampai ke telinga dia, saat itu dia berada di atas tempat tidurnya, maka dia menyambut jeritan itu, seraya berkata, “Aku penuhi panggilanmu. Aku penuhi panggilanmu.” Lalu, dia berteriak di dalam istananya, “Berangkatkan pasukan! Berangkatkan pasukan!”</p>
<p style="text-align:justify;">      Dalam riwayat lain dinyatakan, bahwa ketika itu ada seorang wanita Muslimah di pasar, kemudian ada orang Romawi yang berjalan di pasar tersebut melihat wanita tadi, dan berusaha untuk menggodanya dan menarik <em>jilbab</em> atau jubahnya. Wanita Muslimah itu pun teriak, “Wahai Mu’tashim, di manakah Anda!” Jeritan itu pun terdengar oleh aparat Khalifah al-Mu’tashim, dan mereka menyampaikannya kepada sang Khalifah. Al-Mu’tashim pun menyiapkan tentara dalam jumlah besar untuk melakukan serangan.</p>
<p style="text-align:justify;">      Dalam kitab <em>Syadzarat ad-Dzahab</em>, al-Mas’udi, menyatakan, “Dia saat itu memegang gelas untuk diminum, begitu berita tersebut sampai ke telinga dia, dia segera menaruh gelasnya, dan berkata, “Saya tidak akan meminumnya, hingga berhasil membebaskan wanita mulia itu dari tawanan, dan membunuh Raja.” Tatkala telah berhasil menaklukkan ‘Amuriyah, dia memasukinya, dan berkata, “Aku penuhi panggilanmu! Aku penuhi panggilanmu!” Dia langsung mencari Raja, yang menawannya, lalu memenggal lehernya, membebaskan ikatan tawanan tersebut. Setelah itu, dia berkata kepada ajudan yang membawakan minumannya, “Berikan gelasku!” lalu dia pun meminumnya, dan berkata, “Sekarang sudah tenang, dan minumlah orang yang hendak meminumnya (al-Mu’tashim).”</p>
<p style="text-align:justify;">      Semoga Allah merahmati al-Mu’tashim. Betapa luar biasa Khalifah ini. Dia sanggup memikul tanggung jawab besar. Mempunyai kehormatan yang kuat, kemuliaan yang tinggi, yang kini telah tiada. Andai saja kita mempunyai pemimpin seperti Khalifah al-Mu’tashim. Khalifah yang akan menaklukkan negeri, menolong yang lemah, menjaga kehormatan kita, dan menegakkan kepala kita di saat kita dinistakan dan terhina.</p>
<p style="text-align:justify;">http://hizbut-tahrir.or.id/2010/12/21/kehormatan-muslimah-di-mata-kholifah-al-mu%E2%80%99tashim/</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasomika.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasomika.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasomika.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasomika.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pasomika.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pasomika.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pasomika.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pasomika.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasomika.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasomika.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasomika.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasomika.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasomika.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasomika.wordpress.com/206/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasomika.wordpress.com&amp;blog=1155214&amp;post=206&amp;subd=pasomika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/kehormatan-muslimah-di-mata-kholifah-al-mu%e2%80%99tashim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be8f2db904d1a142945f09d5d379984d?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Campin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Daulah Abbasiyah: Al-Mustanshir, Khalifah Pemberani</title>
		<link>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/daulah-abbasiyah-al-mustanshir-khalifah-pemberani/</link>
		<comments>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/daulah-abbasiyah-al-mustanshir-khalifah-pemberani/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 May 2011 07:59:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fauzan Azima</dc:creator>
				<category><![CDATA[Reliji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pasomika.wordpress.com/?p=204</guid>
		<description><![CDATA[Ia adalah khalifah Bani Abbasiyah ke-36 (1226-1242 M). Buku-buku sejarah mengabadikannya dengan nama Al-Mustanshir Billah atau Abu Ja’far. Nama aslinya Manshur bin Azh-Zhahir Biamrillah. Dia dilahirkan pada Shafar 588 H. Ibunya seorang mantan budak berasal dari Turki. Dia dilantik menjadi khalifah setelah ayahnya meninggal pada Rajab 623 H. Al-Mustanshir dikenal sebagai pribadi yang senantiasa menyebarkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasomika.wordpress.com&amp;blog=1155214&amp;post=204&amp;subd=pasomika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Ia adalah khalifah Bani Abbasiyah ke-36 (1226-1242 M). Buku-buku sejarah mengabadikannya dengan nama Al-Mustanshir Billah atau Abu Ja’far. Nama aslinya Manshur bin Azh-Zhahir Biamrillah. Dia dilahirkan pada Shafar 588 H. Ibunya seorang mantan budak berasal dari Turki.</p>
<p style="text-align:justify;">Dia dilantik menjadi khalifah setelah ayahnya meninggal pada Rajab 623 H. Al-Mustanshir dikenal sebagai pribadi yang senantiasa menyebarkan keadilan di tengah rakyatnya. Ia memutuskan suatu perkara dengan adil. Dia dekat dengan orang-orang berilmu.<span id="more-204"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Ia juga banyak membangun sekolah dan masjid, juga rumah sakit. Dia membangun menara-menara Islam dan membungkam orang-orang yang membangkang. Dia mencegah munculnya fitnah dan mengajak manusia untuk melakukan perbuatan yang lurus.</p>
<p style="text-align:justify;">Ibnul Atsir dalam Al-Kamil memaparkan kisah menarik tentang Al-Mustanshir. Kebetulan Ibnul Atsir hidup pada masa yang sama dengan khalifah. Pada Jumat pertama di masa pemerintahannya, ia hendak melaksanakan shalat di tempat biasanya digunakan para khalifah. Namun dikabarkan tempat tersebut rusak. Ia pun berjalan dan membaur dengan masyarakat. Hal yang nyaris tak pernah dilakukan khalifah sebelumnya. Kebiasaan itu terus ia lakukan hingga tempat shalat itu selesai diperbaiki.</p>
<p style="text-align:justify;">Sang khalifah telah menegakkan ruh jihad dengan sebaik-baiknya dan mengumpulkan tentara Islam untuk menegakkan agama Allah di muka bumi. Dia menjaga wilayah perbatasan dari serangan musuh dan sekaligus membuka benteng-benteng musuh.</p>
<p style="text-align:justify;">Perjalanan hidupnya dihiasi dengan tindakan-tindakan yang baik dan penuh pesona. Syiar agama ditegakkan dan menara Islam dipancangkan. Karenanya, rakyat mencintainya dan tak henti-henti memujinya. Ia juga sangat dekat dengan kakeknya, Khalifah An-Nashir.</p>
<p style="text-align:justify;">Al-Mustanshir senang melakukan kebaikan dan rajin menyebarkannya. Kisah tentang sikapnya yang baik ini terekam dengan tinta emas. Dia membangun perguruan Al-Mustanshiriyah dengan gaji yang sangat memadai bagi para pengajar.</p>
<p style="text-align:justify;">Ibnu Washil berkata, “Al-Mustanshir telah membangun sebuah perguruan di sebelah timur Dajlah, satu bangunan yang tidak ada tandingannya di muka bumi. Di tempat itu diajarkan empat mazhab sekaligus. Dia membangun tempat tinggal para fuqaha (ahli fikih). Pada saat yang sama, dia membangun rumah sakit-rumah sakit.”</p>
<p style="text-align:justify;">Perhatian Al-Mustanshir terhadap para fuqaha sangat tinggi. Ia memerintahkan agar di rumah mereka selalu disediakan tikar dan  karpet, kertas dan tinta, juga berbagai fasilitas lainnya. Tiap bulan ia juga menggaji para fuqaha tersebut. Semua ini belum pernah dilakukan oleh para khalifah sebelumnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Al-Mustanshir dikenal sebagai khalifah yang memiliki kemauan keras dan pemberani, terutama dalam menghadapi musuh-musuhnya. Saat ia berkuasa, orang-orang Tartar bermaksud menyerang Baghdad. Di tengah jalan mereka bertemu dengan pasukan khalifah. Pasukan khalifah berhasil mengalahkan lawannya pada peperangan itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Khalifah Al-Mustanshir meninggal pada Jumat, 10 Jumadil Akhir 640 H. Tatkala ia meninggal dunia, Duwaidar dan Asy-Syarabi tak memberi kesempatan pada Al-Khafaji untuk memegang kendali khilafah. Keduanya khawatir akan kehilangan pengaruh. Mereka mengangkat putra Al-Mustanshir, Abu Ahmad, sebagai khalifah.</p>
<p style="text-align:justify;">Mereka melihat anak itu lemah dan miskin ide. Dengan demikian mereka dapat mengendalikannya. Akibatnya kaum Muslimin berhasil ditaklukkan oleh orang-orang Tartar pada masa pemerintahannya. (republika.co.id, 6/5/2011)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasomika.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasomika.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasomika.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasomika.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pasomika.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pasomika.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pasomika.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pasomika.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasomika.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasomika.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasomika.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasomika.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasomika.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasomika.wordpress.com/204/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasomika.wordpress.com&amp;blog=1155214&amp;post=204&amp;subd=pasomika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/daulah-abbasiyah-al-mustanshir-khalifah-pemberani/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be8f2db904d1a142945f09d5d379984d?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Campin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kelompok Pro Yahudi di Indonesia Makin Berani</title>
		<link>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/kelompok-pro-yahudi-di-indonesia-makin-berani/</link>
		<comments>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/kelompok-pro-yahudi-di-indonesia-makin-berani/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 May 2011 07:42:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fauzan Azima</dc:creator>
				<category><![CDATA[Reliji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pasomika.wordpress.com/?p=201</guid>
		<description><![CDATA[Mereka sengaja memunculkan orang-orang yang kerap tampil provokatif menyuarakan kepentingan Yahudi di media massa. Sementara di balik orang-orang tersebut, ada tokoh-tokoh lain yang bisa jadi sangat berbahaya dan memainkan peranan penting bagi keberlangsungan lobi zionis di Indonesia. Setelah Indonesia Israel Public Affair Comitte (IIPAC), sebuah lembaga lobi Yahudi di Indonesia yang bergerak dalam bidang politik-sosial-ekonomi, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasomika.wordpress.com&amp;blog=1155214&amp;post=201&amp;subd=pasomika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><em>Mereka sengaja memunculkan orang-orang yang kerap tampil provokatif menyuarakan kepentingan Yahudi di media massa. Sementara di balik orang-orang tersebut, ada tokoh-tokoh lain yang bisa jadi sangat berbahaya dan memainkan peranan penting bagi keberlangsungan lobi zionis di Indonesia.</em></p>
<p style="text-align:justify;">Setelah Indonesia Israel Public Affair Comitte (IIPAC), sebuah lembaga lobi Yahudi di Indonesia yang bergerak dalam bidang politik-sosial-ekonomi, dilaunching secara resmi di sebuah tempat di Jakarta Selatan pada 29 Januari 2010, kini masih di sebuah tempat yang dirahasiakan di wilayah Jakarta Selatan, kelompok pro Yahudi di Indonesia akan mengadakan acara “Peringatan ke-63 Hari Kemerdekaan Israel”.<span id="more-201"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Peringatan yang akan berlangsung pada Sabtu, 14 Mei 2011 tersebut, rencananya akan diisi dengan serangkaian acara, seperti pengibaran bendera Israel, menyanyikan lagu kebangsaan Israel “Hatikvah” dan ramah tamah.</p>
<p style="text-align:justify;">Unggun Dahana, panitia penyelenggara acara tersebut dalam akun jejaring sosialnya mengatakan, “Saudara2ku Pro Israel, saya sudah mendapatkan tempat untuk merayakan Dirgahayu Hari Kemerdekaan Israel di Jakarta Selatan, 14 Mei 2011. Pemilik tempat mengijinkan Mengibarkan Bendera Israel didalam rumah. HIDUP ISRAEL!” Selain itu, Unggun juga menyatakan, “Kondusif atau tidak kondusif, TO BE Or Not To Be, BENDERA ISRAEL AKAN TETAP BERKIBAR DI JAKARTA”</p>
<p style="text-align:justify;">Unggun Dahana juga menegaskan, bahwa peringatan ini tidak melanggar hukum, karena UUD 45 menjamin kebebasan berpendapat. Sebelumnya, pada 7 Mei lalu, panitia penyelenggara juga sudah mengadakan pertemuan untuk mematangkan acara peringatan ini. Peserta yang berminat hadir dalam perayaan ini harus mendaftar ke alamat email: <em>yerusalem.jakarta@yahoo.com. </em></p>
<p style="text-align:justify;">Menurut panitia, peserta yang ingin bergabung juga akan disediakan kendaraan antar jemput. Panitia memang merahasiakan soal lokasi acara perayaan ini, mengingat Front Pembela Islam (FPI) berjanji akan membubarkan acara.</p>
<p style="text-align:justify;">Di wilayah Jakarta Selatan juga, saat launching IIPAC, dua situs online Tempointeraktif.com dan The Jakarta Post menyebutkan bahwa IIPAC yang diketuai oleh Benjamin Ketang berkantor di sebuah tempat di Jakarta Selatan. Benjamin sendiri mengajak para simpatisan IIPAC untuk menghadiri acara perayaan ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Kuat dugaan, kelompok pro Israel yang menyelenggarakan acara ini adalah mereka yang disebut oleh pengamat zionisme, Ridwan Saidi, sebagai Ziokindo (Zionis-Kristen Indonesia). Dugaan ini bukan tanpa alasan, mengingat Unggun Dahana dalam situs jejaring sosial selalu menyatakan kejayaan bagi Kristen dan Yahudi.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain itu, saat ini juga berkembang organisasi <em>Messianic Jewish Comitte</em> (MJC), sebuah organisasi yang meyakini soal “m<em>essianic Judaism</em>”, yaitu mereka yang berkeyakinan bahwa ada kesamaan antara orang Yahudi dan Kristen tentang Yesus sebagai juru selamat.</p>
<p style="text-align:justify;">Mereka yang aktif dalam kepercayaan ”<em>messianic judaism</em>” meyakini bahwa Yesus adalah juru selamat dan non Yahudi (gentiles) yang mengadopsi identitas dan gaya hidup Yahudi. Para anggota <em>Messianic Jewish Community (</em>MJC) tersebar di bebarapa kota besar, seperti Manado, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, dan Bandung.</p>
<p style="text-align:justify;">Mereka terdiri dari orang-orang dari beragam profesi elit, seperti pengusaha, pengacara, dan lain sebagainya. Selain kepentingan idelogi, mereka juga memiliki kepentingan bisnis. Karena itu, kelompok ini, seperti juga kelompok pro-Israel lainnya di Indonesia, selalu menyuarakan agar Indonesia membuka hubungan diplomatik dengan Israel.</p>
<p style="text-align:justify;">Kini, di tengah umat Islam yang kurang peduli dengan lobi-lobi Zionis di Indonesia, mereka kian gencar dan berani menyuarakan keberpihakan mereka terhadap Israel. Beberapa waktu lalu, grup Jawa Pos bahkan memberitakan bahwa kelompok Yahudi di Indoneia menginginkan agama Yahudi diakui sebagai agama resmi di Indonesia. Mereka juga mengatakan bahwa lobi-lobi mereka sudah sangat kuat di kurang lebih 33 provinsi di Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">Mantan Ketua Yayasan Lembaha Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Munarman, dalam satu kesempatan menyatakan bahwa ada orang-orang yang membekingi kelompok-kelompok pro Yahudi-Israel di Indonesia. Mereka sengaja memunculkan orang-orang yang kerap tampil provokatif menyuarakan kepentingan Yahudi di media massa.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara di balik orang-orang tersebut, ada tokoh-tokoh lain yang bisa jadi sangat berbahaya dan memainkan peranan penting bagi keberlangsungan lobi zionis di Indonesia. Mereka inilah yang memiliki kepentingan merusak dan menguasai kepentingan ekonomi-sosial-politik di Indonesia. (eramuslim.com, 11/5/2011)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasomika.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasomika.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasomika.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasomika.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pasomika.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pasomika.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pasomika.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pasomika.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasomika.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasomika.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasomika.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasomika.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasomika.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasomika.wordpress.com/201/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasomika.wordpress.com&amp;blog=1155214&amp;post=201&amp;subd=pasomika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/kelompok-pro-yahudi-di-indonesia-makin-berani/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be8f2db904d1a142945f09d5d379984d?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Campin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jangan Biarkan Kartini Menangis</title>
		<link>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/jangan-biarkan-kartini-menangis/</link>
		<comments>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/jangan-biarkan-kartini-menangis/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 May 2011 07:26:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fauzan Azima</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pasomika.wordpress.com/?p=197</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin kita kerap mendengar ungkapan, kalau wanita cantik berbuat salah, para pria bilang ‘nobody is perfect.’ Tapi kalau yang berbuat salah perempuan jelek, langsung dicap “pantas…tampangnya saja kriminil!” Ya, punya predikat cantik memang menguntungkan. Bahkan ketika berbuat salah pun tetap ‘dibela’. Luna Maya, meski terlibat skandal mesum dengan Ariel, kini sudah eksis lagi. Masyarakat seolah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasomika.wordpress.com&amp;blog=1155214&amp;post=197&amp;subd=pasomika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Mungkin kita kerap mendengar ungkapan, kalau wanita cantik berbuat salah, para pria bilang ‘nobody is perfect.’ Tapi kalau yang berbuat salah perempuan jelek, langsung dicap “pantas…tampangnya saja kriminil!” Ya, punya predikat cantik memang menguntungkan. Bahkan ketika berbuat salah pun tetap ‘dibela’. Luna Maya, meski terlibat skandal mesum dengan Ariel, kini sudah eksis lagi. Masyarakat seolah sudah memaafkannya. Di dunia kriminal, dulu kita pernah dikagetkan dengan ulah ratu ekstasi Zarima Mirafsur. Tapi, tak lama masyarakat juga melupakannya. Sekeluar dari penjara, bukan dikucilkan, malah laris dapat tawaran sinetron. Belakangan ada Malinda Dee yang “sukses” menjebol Citibank. Label “cantik dan seksi” di usia 47, membuat MD jadi artis dadakan.<span id="more-197"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Ulasannya jadi headline berbagai media massa sepekan lebih. Lantas, apa hubungannya perempuan-perempuan cantik tadi dengan Kartini? Tuntutan Zaman Kartini terlanjur dilekatkan sebagai ikon penarik gerbong perjuangan hak perempuan di Indonesia. Walhasil, kiprah perempuan di ranah publik, meningkat deras seiring isu emansipasi perempuan sejak era 80-an. “Semangat” Kartini telah menjadikan para perempuan berbagai latar belakang terus merangsek ke sektor-sektor publik, mengisi ruang-ruang yang dulu hanya dihuni kaum adam. Terlebih di era liberalisasi saat ini, kebebasan perempuan semakin tak terbendung. Terjadilah revolusi, dari profil perempuan rumahan menjadi wanita super sibuk yang banyak kegiatan di luar rumah. Dulu, profil perempuan rumahan yang digambarkan hanya berkutat pada dapur, sumur dan kasur, tidak pernah memperhatikan penampilan. Berbeda dengan sekarang, ketika perempuan berkiprah di ranah publik, dituntut (lebih tepatnya menuntut dirinya sendiri) untuk tampil habis-habisan. Menghargai diri sendiri, agar percaya diri dan dipercaya relasi. Begitu dalihnya. Tuntutan seperti itu pada akhirnya melahirkan perempuan-perempuan pemuja materi. Bukankah untuk mempermak penampilan tidak murah? Maka, jangan kaget ketika perempuan (cantik) pun, akhirnya terlibat tindak kriminal. Motifnya sungguh sepele: demi menunjang penampilan. Maklum, kecantikan mahal harganya. Zaman sekarang, kalau tidak cantik, susah mendapatkan pekerjaan, jodoh, mengejar target penjualan, merangkul klien baru, dan seterusnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Paradigma itulah yang menyihir jutaan wanita di seluruh dunia, hingga membelanjakan hampir sebagian besar isi dompetnya demi satu predikat: cantik. Padahal, sejatinya mereka hanya memperkaya para pelaku industri kecantikan. Ironi Kesetaraan Kini, di tengah “kesuksesan” emansipasi dalam mengeluarkan para perempuan dari rumah-rumah mereka, sederet persoalan menyertai. Suatu keniscayaan, interaksi perempuan dan laki-laki yang makin intens di ruang publik, kerap menimbulkan gesekan. Kisah-kisah perselingkuhan, perzinaan hingga pelecehan seksual tak henti menghiasi media massa. Masih ingat dengan skandal mesum Maria Eva dan Yahya Zaini yang menghebohkan itu? Juga, skandal Antasari Azhar dan caddy golf Rani? Betapa menyedihkan jika kiprah perempuan sebatas selir di antara kaum adam. Demikian pula angka kejahatan seksual, kekerasan, ekspolitasi, perdagangan perempuan dan diskriminasi, terus meroket. Dan, perempuan bukan hanya korban, tapi juga pelaku. Bagaimana ibu tega menghabisi nyawa suaminya, mengaborsi janinnya dan bahkan membunuh darah dagingnya. Begitu pula perceraian dan single parent, menjadi problem sosial berikutnya yang dipicu oleh ulah kaum perempuan itu sendiri. Memang, tak sedikit perempuan yang mendapat “berkah” dari emansipasi. Mereka menjadi perempuan mandiri, khususnya dari sisi finansial.</p>
<p style="text-align:justify;">Sayang, kemandirian ini kerap dijadikan daya tawar terhadap kaum lelaki. Hingga banyak rumah tangga berantakan karena gugat cerai istri. Seperti pernah diungkapkan Menteri Agama Suryadharma Ali. Ia mengaku prihatin terhadap tingginya kasus cerai gugat (istri minta cerai). Seperti di Riau, angka gugat cerai mencapai 82 persen setiap tahun (www.liputan24.com). Selain karena meningkatnya kesadaran perempuan akan hak-haknya, kemandirian ekonomi istri juga tak dimungkiri sebagai faktor pendorong terjadi perceraian. Padahal semua sepakat, perceraian banyak meninggalkan problem. Seperti keterlantaran anak, kurangnya kasih sayang, dan terpenting, terputusnya proses regenerasi. Redefinisi Perjuangan Kartini nampaknya telah ditafsirkan melampaui batas oleh kaum perempuan saat ini. Karena itu, hendaknya mereka meredefinisikan kesetaraan dan keadilan gender yang dikehendaki. Jangan sampai mematikan nurani perempuan sebagai sosok lemah-lembut, penuh kasih dan manusiawi. Kita tidak ingin mendengar lagi perempuan-perempuan (cantik) menjadi ikon para kriminalis. Untuk itu, kita patut merenungkan kembali ruh perjuangan Kartini. Seperti petikan suratnya: “Kami di sini memohon diusahakan pengajaran dan pendidikan anak perempuan, bukan sekali-kali karena kami menginginkan anak-anak perempuan itu menjadi saingan laki-laki dalam perjuangan hidupnya. Tapi karena kami yakin akan pengaruhnya yang besar sekali bagi kaum wanita, agar wanita lebih cakap melakukan kewajibannya, kewajiban yang diserahkan alam sendiri ke dalam tangannya: menjadi ibu, pendidik manusia yang pertama-tama” (Surat Kartini kepada Prof. Anton dan Nyonya, 4 Oktober 1902). Sejatinya, yang diperjuangkan Kartini adalah agar perempuan tidak didiskriminasi dalam menuntut ilmu, khususnya terkait keterampilan keperempuanan.</p>
<p style="text-align:justify;">Kartini meyakini, jika seorang ibu memiliki bekal ilmu yang cukup, akan mampu melahirkan generasi yang berkualitas. Kita berterima kasih, saat ini kaum perempuan mendapat kesempatan luas dalam menikmati pendidikan. Sayang, perempuan terdidik ini kerap menuntut lebih diluar hak-hak yang semestinya sudah ia dapatkan. Emansipasi kebablasan. Mungkin jika Kartini masih hidup, akan menangis melihat sepakterjang kaumnya saat ini. Bisa jadi dia akan menyesal telah dijadikan ikon perjuangan emansipasi kaum perempuan.</p>
<p style="text-align:justify;">(*) Asri Supatmiati, S.Si, Jurnalis, Penulis Buku “Indonesia dalam Dekapan Syahwat”.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasomika.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasomika.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasomika.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasomika.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pasomika.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pasomika.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pasomika.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pasomika.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasomika.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasomika.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasomika.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasomika.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasomika.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasomika.wordpress.com/197/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasomika.wordpress.com&amp;blog=1155214&amp;post=197&amp;subd=pasomika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasomika.wordpress.com/2011/05/14/jangan-biarkan-kartini-menangis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be8f2db904d1a142945f09d5d379984d?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Campin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dia Yang Menggetarkan dan Menyempurnakan</title>
		<link>http://pasomika.wordpress.com/2011/01/24/dia-yang-menggetarkan-dan-menyempurnakan/</link>
		<comments>http://pasomika.wordpress.com/2011/01/24/dia-yang-menggetarkan-dan-menyempurnakan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Jan 2011 10:33:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fauzan Azima</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fenomena]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pasomika.wordpress.com/?p=182</guid>
		<description><![CDATA[Merangkai kata-kata menjadi suatu kalimat yang bermakna tidaklah lebih sulit jika dia ada disaat kita benar-benar butuh akan dia.  Untaian kata demi untaian kata sudah kucoba untuk merangkainya, namun sekali lagi tidaklah menjadi sebuah kalimat yang bermakna  yang akan dihargai dengan kesenangan dan kebahagiaan akan kepuasan pikiran dan hati yang begitu mendalam. Akan Menjadi Apa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasomika.wordpress.com&amp;blog=1155214&amp;post=182&amp;subd=pasomika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Merangkai kata-kata menjadi suatu kalimat yang bermakna tidaklah lebih sulit jika dia ada disaat kita benar-benar butuh akan dia.  Untaian kata demi untaian kata sudah kucoba untuk merangkainya, namun sekali lagi tidaklah menjadi sebuah kalimat yang bermakna  yang akan dihargai dengan kesenangan dan kebahagiaan akan kepuasan pikiran dan hati yang begitu mendalam. Akan Menjadi Apa Kalimat Ini Jika Tidak Ada Dia Disisiku.</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu kucoba lagi merangkai untaian kata yang menurutku itu sudah begitu indah, namun juga belum punya makna yang bisa menggetarkan hatiku yang keras ini dengan harapan akan kesempurnaan itu dapat melintasiku dengan indahnya alunan musik jazz yang melodinya mampu menemtramkan perasaan sipejuang kesempurnaan, tapi kalau dibandingkan dengan alunan irama bacaan alquran sicantikku nomer satu deh dia kuyakin itu. Waduh… jadi bingung nih, gimana kalau kutambahin aja seuntai syairnya karya kahlil Gibran, kayaknya lebih menyentuh nantinya. Kukeluarkan sedaya  upaya dan seribu titik semangat untuk merangkai kalimat itu, tapi mengapa sewaktu berada di titik nadir kalimat itu, aku terhenti, seperti ada yang kurang rasanya???</p>
<p style="text-align:justify;">Pertanyaan berantai selalu mengikutiku satu persatu hingga aku terhenti di pertanyaan “mengapa dan bagaimana jika dia tidak lagi ada bersamamu disaat aku benar-benar membutuhkan dia?”.</p>
<p style="text-align:justify;">Diantara yang ada, dia adalah yang tidak pernah melawan dan membantah, dia begitu setia, dia dari awalnya sungguh indah dan cantik luar biasa walau tak dapat kita pungkiri, tidak ada yang sempurna kecuali Allah swt yang maha sempurna yang marajai alam semesta, makhluk dan materi. Ketika pertama kuamati dan kulihat penuh dengan pandangan harapan, akankah nuansa itu mampu menggetarkanku. Tapi dia sudah tidak ada lagi disini, menemaniku disaatku benar-benar butuh akan dia hadir.</p>
<p style="text-align:justify;">Masih menjadi pertanyaan besar, dimana dia sekarang, kubutuhkan kamu, tak akan pernah sempurna kalimat ini karena kekacauan yang bagitu besar akan bahasa yang banar akan terjadi, dimana, sungguh sekarang ku sangat butuhkan kamu kamus bahasa arabku??? dimana kusimpan kemaren ya&#8230; kok aku bisa lupa begini ya.. Alhamdulillah istri tersayang dan tercintaku datang membawa kamus yang baru..</p>
<p style="text-align:justify;">makasih umi sayang.. abi cintakan umi</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasomika.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasomika.wordpress.com/182/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasomika.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasomika.wordpress.com/182/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pasomika.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pasomika.wordpress.com/182/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pasomika.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pasomika.wordpress.com/182/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasomika.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasomika.wordpress.com/182/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasomika.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasomika.wordpress.com/182/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasomika.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasomika.wordpress.com/182/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasomika.wordpress.com&amp;blog=1155214&amp;post=182&amp;subd=pasomika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasomika.wordpress.com/2011/01/24/dia-yang-menggetarkan-dan-menyempurnakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be8f2db904d1a142945f09d5d379984d?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Campin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tergeleng-geleng di Jerusalem</title>
		<link>http://pasomika.wordpress.com/2011/01/08/tergeleng-geleng-di-jerusalem/</link>
		<comments>http://pasomika.wordpress.com/2011/01/08/tergeleng-geleng-di-jerusalem/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Jan 2011 03:09:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fauzan Azima</dc:creator>
				<category><![CDATA[Reliji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pasomika.wordpress.com/?p=175</guid>
		<description><![CDATA[Kerjasama sudah lama terjalin. Bahkan sudah saling mengunjungi.  Rabu, 2 Juni 2010. Dua hari pasca penyerangan pasukan Komando Angkatan Laut Zionis Israel kepada armada kebebasan, Freedom Flotilla, menuju Gaza, Palestina, Surya Fachrizal, wartawan Hidayatullah.com yang juga salah satu korban serangan terbangun dari tidurnya di Rumah Sakit Rambam, Haifa, wilayah Palestina yang dijajah Zionis. Seorang lelaki [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasomika.wordpress.com&amp;blog=1155214&amp;post=175&amp;subd=pasomika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kerjasama sudah lama terjalin. Bahkan sudah saling mengunjungi.</p>
<p> Rabu, 2 Juni 2010. Dua hari pasca penyerangan pasukan Komando Angkatan Laut Zionis Israel kepada armada kebebasan, Freedom Flotilla, menuju Gaza, Palestina, Surya Fachrizal, wartawan Hidayatullah.com yang juga salah satu korban serangan terbangun dari tidurnya di Rumah Sakit Rambam, Haifa, wilayah Palestina yang dijajah Zionis. Seorang lelaki bule gemuk berkaus polo warna merah menyapa. “Hai, nama saya Steve,” ujarnya ramah. Steve datang didampingi dua orang berseragam putih bergaris biru dari Magen David Adom (Bintang David Merah, semacam palang merahnya Israel). Sambil melihat-lihat keadaan Surya yang masih terlilit selang-selang infus dan kabel pasca operasi, ia bertanya, “Bagaimana keadaan Anda?” Surya menjawab singkat, “Baik.” Kemudian Steve bercerita, beberapa hari sebelumnya ia baru saja tiba dari Jakarta. Dirinya sengaja datang untuk memastikan keadaan Surya. “Sepekan saya di Jakarta. Saya sudah kontak dengan kementerian kesehatan Indonesia, dengan dr Rustam. Begitu keadaan Anda baik, kami akan mengurus kepulangan Anda,” kata Steve. <span id="more-175"></span></p>
<p>Kunjungan Steve yang hanya sekitar sepuluh menit itu menyisakan sejumlah pertanyaan di benak Surya. Bagaimana bisa kementerian kesehatan Indonesia punya hubungan dengan seseorang dari bangsa penjajah? Sejak kapan hal ini terjadi? Menurut Kepala Kerjasama Kesehatan Bilateral Kementerian Kesehatan RI, Dicky Budiman, dr Rustam yang dimaksud Steve adalah Rustam Syarifuddin Pakaya, mantan kepala pusat penanggulangan krisis Kemenkes RI yang pernah melakukan misi ke Jalur Gaza pasca gempuran Zionis Israel awal tahun 2009 lalu. Namun, Dicky membantah anggapan adanya hubungan atau kerjasama di bidang kesehatan antara Indonesia dengan bangsa Zionis tersebut. “Tidak pernah ada,” kata Dicky kepada Hidayatullah.com. Awal bulan November lalu Hidayatullah.com menemui dr Rustam yang dimaksud oleh Steve. Saat ini ia menjabat Direktur SDM dan Pendidikan Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta. Rustam mengaku kenal dengan Steve. “Namanya Steve Stein. Dia seorang professor,” kata Rustam menjelaskan. Rustam mengatakan, dialah yang meminta Steve untuk mencari dan memastikan kondisi ke 12 relawan Indonesia yang diserang di Kapal Mavi Marmara itu Namun, Rustam mengaku tidak pernah bertemu muka dengan Steve. Kata Rustam, Steve jualah yang pertama kali menelepon dia terkait adanya sejumlah WNI di Mavi Marmara.</p>
<p>“Sejak itu saya kontak dengan dia via telepon dan email,” ujar Rustam. Saat itu, kata Rustam, dirinya juga diingatkan oleh sejumlah pihak agar berhati-hati berhubungan dengan Steve. “Awas, bisa jadi itu Mossad! (badan intelijen Israel, Red), kata orang. Tapi, yang penting saat itu adalah mengetahui keadaan WNI yang ditahan di sana,” jelas Rustam. Senada dengan Dicky, Rustam juga mengatakan tidak ada kerjasama antara Kemenkes RI dengan MDA atau organisasi apa pun dari Israel. Sekretariat Jenderal Kemenkes RI melalui Kepala Pusat Komunikasi Publiknya pun menegaskan hal itu. “Sesuai dengan politik luar negeri negera Republik Indonesia yang tidak menjalin hubungan diplomatik maupun kerjasama bilateral dalam bentuk apa pun dengan pihak negera Israel, maka kami tegaskan bahwa kementerian kesehatan RI tidak memiliki dan tidak mungkin menjalin kerjasama dengan Israel,” papar Tritarayati, Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenkes RI. Kepada Hidayatullah.com, Tritarayati menegaskan, siapa pun pejabat Kemenkes RI di Jakarta yang dikenal oleh Steve Stein dari MDA Israel bukan merupakan keabsahan adanya pembicaraan tentang kerjasama antara MDA Israel dengan Kemenkes RI. “Secara institusi, kementerian kesehatan RI menyatakan tidak pernah mengenal Steve Stein atau siapa pun pejabat MDA Israel,” ujarnya menjelaskan. Pedagang yang Membuka Pintu Rustam mengatakan, pihak Indonesia yang membuka kerjasama kesehatan dengan MDA Israel adalah Yayasan Ambulan Gawat Darurat 118 dan Lembaga Penanggulangan Bencana Muhammadiyah.</p>
<p>Pada akhir Oktober 2008 lalu, Ketua Yayasan Ambulan 118 Prof Aryono Pusponegoro bersama Ketua Penanggulangan Bencana PP Muhammadiyah, Sudibyo Markus diberitakan telah menandatangani kerjasama dengan MDA Israel, di Tel Aviv. Kepada hidayatullah.com kala itu, Sudibyo membenarkan dirinya telah datang ke Israel bersama Prof Aryono. Tapi menurutnya, kedatangannya bukan untuk perjanjian kerjasama antara Muhammadiyah dengan Israel. “Yang benar, sebagai saksi dalam perjanjian untuk mendampingi Prof Aryono Pusponegoro sebagai Ketua Yayasan Ambulan Gawat Darurat 118. Dan bukan atas nama Muhammadiyah,” kata Sudibyo. Dihubungi via telepon pertengahan November lalu, Prof Aryono membenarkan adanya kerjasama Yayasan yang dipimpinnya dengan MDA Israel. “Tapi (Yayasan Ambulan) 118 bukan hanya kerjasama dengan MDA, tapi juga dengan banyak negara lain, seperti Miami Dade dari Amerika, dengan Australia, Yordania, dan sebagainya,” tegas Aryono. Prof Aryono mengatakan, pihaknya juga mendapatkan manfaat dari MDA. Karena kesibukannya, dia tidak bisa melakukan wawancara langsung dengan Hidayatullah.com untuk menjelaskan masalah ini. Namun ia mengatakan, sangat ingin menjelaskan masalah ini secara langsung pada kesempatan berikutnya. “Jadi, jangan salah paham. Ini sejarahnya panjang. Apalagi menyangkut kerjasama dengan Israel.” Aryono mengaku kenal dengan Steve Stein. Tapi, kata Aryono, bukan seorang professor ataupun dokter. “Dia itu pedagang, bukan dokter apalagi professor,” ujar Aryono. Apakah artinya Yayasan Ambulan 118 membeli alat-alat atau teknologi kesehatan dari Zionis Israel melalui Steve? “Tidak,” kata Aryono. Menurutnya, teknologi kesehatan Israel sebenarnya tidak istimewa. “Mereka bagusnya itu soal senjata.</p>
<p>Selama kita (Indonesia) diembargo pada masa Orde Baru, kita membeli senjata dari sana (Israel),” kata Aryono yang pernah memimpin organisasi Ikatan Dokter Bedah Indonesia ini. Hasil penelusuran Hidayatullah.com menunjukkan, Steve Stein memang seorang pebisnis. Pada tulisan di situs berita Zionis Jerusalem Post, www.jpost.com, 18 Agustus 201o, Steve disebut sebagai pengusaha Israel pertama yang menjalin hubungan dagang dengan Indonesia. Tulisan yang berjudul, From Israel to Indonesia, With Love itu, Steve dikabarkan pertama kali tiba di Jakarta pada tahun 1992. “Upaya Stein selama dua dekade ini telah sukses meningkatkan perdagangan dan kerjasama di bidang medis antara penyedia layanan kesehatan Indonesia dengan RS Rambam di Haifa, dan MDA.” Dalam tulisan itu Steve mengatakan, Indonesia memerlukan pelatihan medis, terutama setelah peristiwa tsunami. “Dan Israel memiliki sejumlah pelayanan medis terbaik yang ada di dunia,” kata Steve. Pada tahun 2006, Steve mendatangkan Prof Aryono ke Israel untuk berkunjung ke MDA untuk menyaksikan simulasi penanganan serangan teror dengan melibatkan banyak unsur, seperti polisi, pemadam kebakaran, militer, angkatan udara, dan juga pihak MDA. “Hal itu berjalan mulus,” kata Steve. Maka, pada tahun 2008, Steve memboyong 23 dokter dari seluruh Indonesia ke ibukota bangsa Zionis itu, Tel Aviv. Dalam kunjungan selama dua pekan itu, delegasi dokter Indonesia mengikuti kegiatan pelatihan Management of Multi-Casualty Incidents.</p>
<p>Steve mengatakan, dokter-dokter Indonesia itu begitu terkesan dengan Israel. “Kepala mereka tergeleng-geleng, mereka mengatakan kepada saya, mereka bingung,” kata Steve seperti ditulis Jerusalem Post. Mereka bingung, kata Steve, karena mereka tidak melihat adanya konflik ataupun perang selama kunjungannya ke Israel. “Di sini aman. Tidak seperti yang diberitakan Aljazeera.” Tak lama setelah kunjugan dokter Indonesia itulah, kerjasama Yayasan Ambulan 118 dengan MDA Israel diresmikan. Majalah Warta Ekonomi edisi awal Maret 2010 menurunkan hasil wawancara dengan Ketua Kamar Dagang Israel untuk Indonesia, Emmanuel Shahaf. Dalam wawancara itu Shahaf mengatakan, lembaganya banyak mendapat tawaran bisnis obat-obatan dan teknologi kedokteran dari pengusaha dalam negeri Israel untuk masuk ke Indonesia. Namun ia mengatakan, untuk masuk ke sektor kesehatan cukup sulit. Sebab, kurangnya akses perusahaan-perusahaan Israel untuk sektor pemerintahan di Indonesia karena kekangan politik Islam lokal. “Hal ini mencegah pemerintah Indonesia mengakses teknologi dan metodologi yang akan sangat bermanfaat bagi penduduk dalam pengelolaan bencana, kesehatan masyarakat, dan lain-lain,” katanya. Anggapan Shahaf ini dibantah oleh Rustam Pakaya, mantan Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Kemenkes RI. Selama ini, kata Rustam, malah Indonesia yang direkomendasikan sebagai rujukan dunia oleh badan kesehatan dunia (WHO) dalam hal penanggulangan bencana, khususnya di bidang kesehatan.</p>
<p>Kata Rustam, di Indonesia banyak terjadi bencana, maka pengalaman Indonesia dalam menangani bencana menjadi acuan bagi banyak negara. “Buat apa belajar ke luar negeri? Apalagi belajar ke Israel,” kata Rustam.</p>
<p>source  <a href="http://www.hidayatullah.com/berita/cover-story/134-cover-story/14972-tergeleng-geleng-di-jerusalem">http://www.hidayatullah.com/berita/cover-story/134-cover-story/14972-tergeleng-geleng-di-jerusalem</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasomika.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasomika.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasomika.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasomika.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pasomika.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pasomika.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pasomika.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pasomika.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasomika.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasomika.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasomika.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasomika.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasomika.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasomika.wordpress.com/175/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasomika.wordpress.com&amp;blog=1155214&amp;post=175&amp;subd=pasomika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasomika.wordpress.com/2011/01/08/tergeleng-geleng-di-jerusalem/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be8f2db904d1a142945f09d5d379984d?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Campin</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
