Nuansa Terindah

Disaat mata kita akan tertutup oleh suatu keheningan malam yang ketika itu cukup mencekam perasaan sebagai manusia biasa. Dan saat seketika itu juga aliran darah mengalir dengan dahsyatnya sampai kepada titik nadir yang begitu jauh sejauh kita membentangkan tali, yang katanya peneliti bahkan sampai bermilyaran panjangnya.
Lantas apakah kita tidak memikirkan siapakah yang merancang itu semua?
Nuansa yang kita harapkan untuk segera hadir tuk menemani keheningan itu akan luluh lantak dalam laungan binatang malam melontarkan kata-kata yang manusia tidak mengerti akan maksud dan tujuan pengucapannya.

Sekarang masih menjadi teka-teki, seperti apa dan bagaimana nuansa itu akan menghampiri kita sekiranya tidak mampu menaungi semacam irama malam yang begitu indah, karena keindahannya mampu melahirkan syair-syair dan sajak-sajak terindah karya sang pujangga tuk dewi fortuna…

Hadirlah hai nuansa, temanilah malam ini dengan suatu maksud yang terindah yang akan selalu terkenang dengan suatu kata datang tak dijemput pulang tak diantar.

Misteri memang bagi kita yang akan dihampiri nuansa tersebut, bersiaplah anda tuk dihampirinya…

Leave a Reply